Polisi Surabaya sita ratusan sepeda motor hasil razia balap liar

Polisi Surabaya sita ratusan sepeda motor hasil razia balap liar

Sejumlah unit sepeda motor dan sepeda angin yang terjaring razia balap liar diamankan di Markas Polrestabes Surabaya, Jumat (19/03/2021). (ANTARA/Didik Suhartono)

Operasi digelar di seluruh wilayah hukum Polrestabes Surabaya sejak awal bulan Januari 2021 sampai hari ini
Surabaya (ANTARA) - Aparat Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menyita ratusan unit sepeda motor dan puluhan sepeda angin terjaring razia balap liar yang digelar selama tiga bulan terakhir.

Kepala Satuan Samapta Bhayangkara (Sabhara) Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Herman Priyanto mengungkapkan razia digelar dalam rangka operasi penertiban saat diterapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro.

"Operasi digelar di seluruh wilayah hukum Polrestabes Surabaya sejak awal bulan Januari 2021 sampai hari ini," ujarnya kepada wartawan di Mapolrestabes di Surabaya, Jumat.

Dia merinci jumlah sepeda motor yang diamankan karena terlibat balap liar sebanyak 191 unit, kemudian juga diamankan sebanyak 58 unit sepeda angin.

"Terhadap pemiliknya sudah dilakukan sidang tindak pidana ringan atau tipiring," ucap perwira menengah Polri berpangkat dua melati di pundak tersebut.

Baca juga: Garis kejut dinilai bukan solusi cegah balapan motor liar

Baca juga: Polda Metro tingkatkan patroli di kawasan potensi balapan liar


Mereka dinyatakan melanggar Pasal 12 juncto Pasal 8 Peraturan Daerah (Perda) Kota Surabaya Nomor 10 tentang Ketentuan Penggunaan Jalan, serta Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor 02 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Kota Surabaya Nomor 2 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat.

Menurut dia para pemiliknya yang telah menjalani sidang tipiring dipersilakan mengambil sepeda motor dengan membawa surat-surat resminya.

Begitu pula terhadap pemilik sepeda angin yang hingga kini masih disita karena beberapa bagian telah diubah untuk balapan, tapi diminta mengambil dengan membawa onderdil aslinya.

AKBP Herman mengatakan, jika ada sepeda motor yang tidak diambil oleh pemiliknya maka nantinya akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah merupakan barang curian.

"Pemeriksaan terhadap sepeda motor yang tidak diambil oleh pemiliknya nanti akan berkoordinasi dengan Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya," kata dia.

Baca juga: Polisi tangkap 33 pemuda lakukan balap liar di Bali

Baca juga: Aparat amankan puluhan kendaran balap liar di Makassar

Pewarta: Fiqih Arfani/Hanif Nashrullah
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Polisi tangkap pemilik puluhan restoran bodong di Surabaya

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar