Bogor (ANTARA News) - Hari kedua pendaftaran Istana Bogor Open jumlah calon pengunjung yang sudah mendaftar capai 11.886 orang, Selasa. Koodinator pendaftaran Istana Bogor Open dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor Hati Heriyati mengatakan jumlah pendaftaran hari ke dua lebih banyak ketimbang hari pertama.

"Hari pertama jumlah pendaftar sebanyak 5.222 orang, di hari ke dua jumlah meningkat menjadi 6.664. Total jumlah pendaftaran selama dua hari sebanyak 11.886 orang," katanya.

Heti menyebutkan, pendaftaran masih dibuka hingga tanggal 12 Juni, bagi yang ingin mendaftar pendaftaran dibuka pada jam kerja yakni dari pukul 08:00 WIB hingga 15:00 WIB.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor tidak membatasi jumlah pengunjung yang ingin ikut.

"Berapapun jumlahnya tidak dibatasi, seperti tahun lalu jumlahnya mencapai 46.700 orang. Tahun ini mungkin bisa lebih karena bertepatan dengan libur sekolah," ujarnya.

Berbeda dengan tahun lalu, kali ini pengunjung Istana akan diajak mengunjungi empat museum baru yang ada di dalam Istana Bogor.

Heti mengatakan, pihaknya belum tahu empat museum baru yang ada karena masih di rahasiakan.

"Pihak Istana mengatakan ini akan menjadi kejutan bagi pengunjung yang akan ikut pada Istana Bogor Open kali ini, jadi kamipun belum tahu empat museum itu museum apa," katanya.

Heti menjelaskan, teknis kunjungan akan dibagi dalam 10 kelompok dalam satu hari kunjungan dimana satu kelompok berjumlah 300 orang.

Para pengunjung akan dibawa berkeliling ke dalam Istana Bogor, dipandu oleh pemandu dari Istana Bogor lalu kunjungan akan berakhir di Kebun Raya Bogor.

Bagi pengunjung yang ingin mendaftar tidak ada syarat khusus namun harus berusia 10 tahun ke atas.

Menurut Heti saat melakukan kunjungan ke Istana ada beberapa peraturan yang harus diikuti oleh pengunjung yakni tidak boleh mengenakan kaos oblong, celana levis, sandal dan tidak diperbolehkan membawa tas dan kamera.

"Jika tidak diikuti, pengunjung akan disuruh kembali dan menukar pakaiannya, hanya diperbolehkan menggunakan baju berkrah, celana bahan atau rok dan memakai sepatu. Tas tidak boleh dibawa masuk apalagi kamera," katanya.(*)
(T.KR-LR/A033/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010