London (ANTARA News) - Suhu udara Dubai dan daerah sekitarnya sagat terik karena memasuki musim panas, namun tidak menyurutkan semangat ribuan masyarakat Indonesia di Dubai dan sekitarnya menyaksikan penampilan grup musik Slank di Le Meridien Hotel, Dubai-UAE.

Para slankers lokal berdatangan dari berbagai penjuru UAE termasuk sejumlah ekspatriat asing, demikian Sekretaris Pertama, PF Pensosbud, Yana Rudiyana kepada koresponden Antara London, Minggu.

Dikatakannya, kehadiran grup band Slank yang dimotori Bimbim dan Kaka di Dubai menjadi acara utama yang digelar "Ketoprak Art & Events", kelompok kemasyarakatan warga Indonesia Dubai yang punya bakat dan hobi dalam bidang musik dan seni dibawah binaan KJRI Dubai.

Yana Rudiyana mengatakan pagelaran seni dan budaya bertema "Untukmu Indonesiaku, Peduli Sumatera" bertujuan selain untuk menghibur masyarakat Indonesia di Dubai dan sekitarnya, juga penggalangan dana bagi korban bencana alam di Sumatera.

Menjelang penampilan Slank yang menjadi puncak acara, beberapa grup musik lokal seperti Ketoprak Dangdut, Ketoprak Band, Kroak Band, Harbour Band sebelumnya ikut menghibur pengunjung.

Tak hanya musik, peragaan busana Batik Fashion Show dari Susi Qori Collection, Tarian Tradisional dari Sumatera Barat yang dibawakan anak-anak dan ibu ibu masyarakat Indonesia dan beberapa Tarian Bali mampu menarik perhatian penonton.

Acara yang sangat meriah juga dihadiri Dubes RI di Abu Dhabi Muhammad Wahid Supriadi dan Konjen RI Dubai Mansyur Pangeran.

Konsul Jenderal RI Dubai, Mansyur Pangeran dalam sambutannya menyampaikan bahwa lagu-lagu Slank yang sarat akan pesan perdamaian, kritik sosial, anti korupsi, anti narkoba dan ajakan untuk pantang mundur dan kerja keras, diharapkan memberi inspirasi bagi masyarakat Indonesia di Dubai.

Selain menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Ketoprak Arts & Events dan kepada Group Band Slank yang menghibur masyarakat Indonesia di Dubai dan sekitarnya, Konjen Mansyur mengajak warga Indonesia yang sebagian besar pekerja untuk terus bekerja dengan baik sesuai dengan profesinya masing-masing.

Menjadi warganegara Indonesia yang baik dengan mentaati seluruh peraturan hukum setempat dan selalu tetap menjaga citra positif bangsa Indonesia di negeri UAE ini, ujarnya.

Para pengunjung yang berdatangan dari sejak siang dan sore hari, merasa terpuaskan saat Slank tampil di panggung. Apalagi Slank yang dikenal akan kepekaan sosialnya yang tinggi cukup kagum melihat kerumunan penonton seperti layaknya saat pertunjukan mereka di tanah air.

Para Slankers lokal tersebut tidak hanya bergoyang tetapi juga mampu mengikuti bait demi bait semua lirik tembang Slank.

Tidak kurang dari sepuluh lagu dari berbagai album hit Slank dibawakan tanpa jeda antara lain Mars Slankers, Virus, Tong Kosong, Gara-gara Kamu, Ketinggalan Jaman, Mawar Merah, Terlalu Manis, Ku Tak Bisa, Pandangan Pertama dan Jurus Tandur/Garuda Pancasila.

Beberapa kali sejumlah slankers lokal yang hanyut emosional mencoba melompat ke atas panggung untuk bergoyang dengan penyanyi pujaannya yang langsung diblokir barisan petugas pengamanan pangggung yang jumlahnya tak kurang dari 30 orang, ujar Yana Rudiyana.

Suasana semakin hanyut dalam lirik-lirik lagu dan suara khas vocalist Kaka setelah Kaka mengajak beberapa fansnya untuk ikut ke atas panggung.

Sehari sebelumnya, Slank mampir di KJRI Dubai di kawasan Al Hudaiba Bur Dubai dan menggelar jumpa penggemar yang sebagian anggota masyarakat sekaligus mengadakan pertunjukan unplugged.

"Kita sudah beberapa kali tampil di luar negeri, tapi baru kali ini di KJRI Dubai ini penonton kita hampir semuanya wanita," ujar Kaka, vocalist Slank saat melihat sebagian besar undangan yang memang wanita dan terlebih dengan kehadiran para Nakerwan bermasalah yang berada di penampungan sementara KJRI Dubai.

Kepada para Nakerwan tersebut, Kaka berpesan untuk jangan berkecil hati dan teruslah bekerja dengan baik. Setelah pentas di Dubai, Slank dan crew akan berkeliling kota Abu Dhabi dan mengadakan pertemuan serta pertunjukan unplugged dengan para slankers di Wisma Duta KBRI Abu Dhabi.

(U-ZG/S026)


Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010