Wakapolda jamin perayaan Paskah di Sulawesi Barat berlangsung aman

Wakapolda jamin perayaan Paskah di Sulawesi Barat berlangsung aman

Wakil Kepala Polda Sulawesi Barat, Brigadir Jenderal Polisi Umar Faroq (kanan), saat meninjau perayaan Paskah di salah satu gereja, di Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Minggu. ANTARA/HO/Humas Polda Sulawesi Barat

Mamuju (ANTARA) - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat, Brigadir Jenderal Polisi Umar Faroq, menjamin perayaan Paskah di daerah itu berlangsung aman, tertib dan lancar. 

Mereka mengerahkan 2.000 personel berjaga di 254 gereja. "Personel di seluruh jajaran Polda Sulbar telah kami perintahkan untuk berjaga di gereja 1×24 jam sebagai upaya menjamin keamanan pada perayaan Paskah," kata dia, Minggu.

Baca juga: Polda Metro amankan empat gereja sesuai skala prioritas saat Paskah

Ia mendatangi Kabupaten Mamuju Tengah dan Kabupaten Pasangkayu untuk memastikan kesiapan seluruh personel Polda Sulbar dalam rangka mengamankan dan mensukseskan puncak perayaan Paskah.

Pada kunjungan itu, dia meninjau langsung sistem pengamanan yang ada di beberapa gereja, di antaranya Gereja Katolik Stasi Hati Yesus Maha Kudus di Bambamanurung Mamuju Tengah dan Gereja Toraja Sion di Pasangkayu.

Baca juga: Panglima TNI tinjau pengamanan gereja di Makassar

Sementara, Pastor Fredyrikus Jampur CMF BN saat menerima kunjungan dia menyampaikan apresiasinya kepada polisi yang terus berperan aktif memberikan keamanan kepada umat Kristiani yang tengah merayakan Paskah.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah memberikan rasa aman dan nyaman saat kami merayakan Paskah," tutur Jampur.

Paskah, kata dia, adalah perayaan terpenting dalam tahun liturgi gerejawi Kristen. "Intinya, Paskah adalah hari raya umat Kristen yang biasa dilaksanakan setiap tahun untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus," kata dia.

Baca juga: Panglima TNI pantau pengamanan Paskah di Gereja Katedral Jakarta

Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Barat, Komisaris Besar Polisi Syamsu Ridwan, mengatakan, kepolisian setempat mengerahkan sedikitnya 2.000 personel untuk mengamankan perayaan Paskah di 254 gereja yang tersebar enam kabupaten di daerah itu.

Peningkatan pengamanan pada perayaan Paskah itu, kata dia, sebagai langkah kesiapsiagaan pasca penyerangan di Gereja Katedral Makassar. "Peningkatan pengamanan ini sebagai upaya antisipasi adanya teror pascabom di Gereja Katedral Makassar," kata dia.

Baca juga: Panglima TNI lanjut tinjau pengamanan Paskah di Manokwari

Pada pengamanan perayaan Paskah di 254 gereja pada enam kabupaten di Sulawesi Barat itu setiap gereja akan dijaga lima sampai 10 polisi.

Selain pengamanan dengan peningkatan jumlah personel, pola pengaman juga dilakukan dengan melakukan sterilisasi gedung dan pemeriksaan ketat terhadap setiap pengunjung yang akan masuk ke gereja.

Baca juga: Panglima TNI : Bangun Poskotis cegah gerakan teroris

"Di setiap gereja akan disiagakan lima sampai 10 personel, tergantung dari jumlah jemaat yang ada. Tentunya, pola pengamanan juga dilakukan melalui sterilisasi gedung dan pemeriksaan ketat terhadap setiap pengunjung," kata dia.

Pewarta: Amirullah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Katedral: Paskah momentum perkuat toleransi antarumat beragama

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar