Israel hadang jamaah shalat Jumat memasuki Masjid Al Aqsa

Israel hadang jamaah shalat Jumat memasuki Masjid Al Aqsa

Sejumlah pengunjung melintas di depan Dome of Rock (Kubah Batu), kompleks Masjid Al Aqsa, Kota Tua Yerusalem, Minggu (31/5/2020). Kompleks Masjid Al Aqsa kembali dibuka untuk umum setelah ditutup selama kurang lebih dua setengah bulan karena pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Ammar Awad/pras.

Yerusalem (ANTARA) - Polisi Israel pada Jumat (9/4) membatasi ratusan Muslim memasuki Kota Tua Yerusalem dan titik nyala Masjid Al Aqsa.

Aparat kepolisian mencegah masuk 300 warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang hendak menunaikan shalat Jumat di Masjid Al Aqsa dengan alasan bahwa mereka "tidak mengantongi izin," kata polisi melalui pernyataan.

Pasukan keamanan akhirnya membawa pulang para warga Palestina itu ke Tepi Barat dengan menggunakan bus.

Polisi sejak Jumat pagi memeriksa identitas setiap warga Palestina di pintu gerbang Kota Tua.

Warga Palestina yang tinggal di Tepi Barat yang diduduki dan yang tinggal di Jalur Gaza yang diblokade harus mendapat izin dari otoritas Israel sebelum memasuki Yerusalem.

Israel menduduki Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, sejak perang Timur Tengah 1967.

Hukum internasional menganggap Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukan.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Pasukan Israel tahan 14 warga Palestina dari berbagai wilayah

Baca juga: Yordania kecam pelanggaran terbaru Israel terhadap Masjid Al-Aqsa

Baca juga: Palestina: Israel hadang pengiriman vaksin COVID ke Gaza
​​​​​​​

 

Polisi Israel Pukuli Remaja Palestina

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar