Sukabumi (ANTARANews) - Warga Kabupaten/Kota Sukabumi, Jawa Barat, panik dan berhamburan keluar rumah ketika terjadi goncangan gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter, Sabtu sekitar pukul 16.50 WIB.

Bahkan, hingga pukul 18.00 WIB, sebagian warga masih memilih berada di luar rumah untuk menghindari gempa susulan.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), menyebutkan, gempa berpusat di 118 kilometer barat daya Tasikmalaya dengan kedalaman 34 kilometer. Posisi gempa berada pada 8,37 lintang selatan (LS) dan 107,98 bujur timur (BT).

"Kami langsung berlarian keluar rumah ketika guncangan gempa cukup kuat terjadi. Bahkan, sempat membuat panik warga sekitar," kata salah seorang warga Desa Warnasari, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Ny Warni (56).

Menurut dia, para warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri karena khawatir guncangan gempa bisa membuat rumah warga roboh.

"Guncangan gempa terjadi selama dua kali dengan selang waktu hanya beberapa detik," ujarnya.

Warga lainnya di Jalan Siliwangi, Kota Sukabumi, Opik (38), merasakan hal serupa, bahwa guncangan gempa mengagetkan warga yang sebagian besar berada di dalam rumah.

Tak hanya warga yang berada di rumah yang berhamburan keluar, namun pengunjung Super Mall Sukabumi, Toserba Yogya, Giant dan lainnya juga berhamburan keluar gedung karena guncangan gempa yang rasakan sangat kuat.

"Saya dan ratusan pengunjung lainnya berusaha lari sekuat tenaga untuk keluar dari gedung Super Mall. Saya khawatir guncangan gempa yang cukup kuat tersebut bisa merobohkan bangunan mall," kata salah seorang pengunjung, Agus.

Hingga kini, belum ada laporan kerusakan dan korban jiwa akibat gempa, bahkan petugas di lapangan masih mengecek dampak bencana di daerah itu.(*)

(T.S037/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010