Liga 1 Indonesia

Bulan puasa, Sihran ingatkan pemain Borneo tetap jaga fisik

Bulan puasa, Sihran ingatkan pemain Borneo tetap jaga fisik

Dokumentasi - Pesepak bola Borneo FC Sihran H Amarullah melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Tira Persikabo pada lanjutan Liga 1 di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/9/2019). PertandÂ’ngan tersebut berakhir imbang dengan skor 2-2. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/foc.

Kita semua enggak mau kondisi yang sudah dibentuk ini hancur begitu aja
Jakarta (ANTARA) - Gelandang Borneo FC M Sihran mewanti-wanti rekan-rekan setimnya, termasuk dirinya untuk tetap fokus mempertahankan level kondisi fisik selama menjalankan ibadah puasa pada bulan Ramadhan.

Ia mengingatkan, periode jeda kompetisi dan puasa Ramadan bisa jadi momok jika mereka tak waspada.

"Kondisi sekarang kita harus terus jaga kondisi, apalagi ada jeda yang panjang dan kita memasuki bulan Ramadan," kata Sihran, dikutip dari laman resmi klub, Minggu.

Baca juga: Evaluasi laga Piala Menpora, Borneo FC benahi penyelesaian akhir

Kekhawatiran Sihran bukan tanpa alasan karena mayoritas penghuni skuad Pesut Etam adalah Muslim.

Saat menjalani kewajiban menunaikan ibadah puasa selama sebulan penuh nanti, kata dia, pastilah pola tidur dan makan akan berubah yang turut memengaruhi kondisi fisik para pemain.

"Kita semua enggak mau kondisi yang sudah dibentuk ini hancur begitu aja. Makanya tiap hari sudah ada jadwal latihan mandiri dari Marcos sampai kita ketemu saat latihan di tanggal 12 April," kata Sihran.

Pemain yang mendapat julukan “Messi Sihran” itu menjelaskan bahwa kondisi fisik para penggawa Borneo FC Samarinda saat ini sudah cenderung baik berkat program peningkatan fisik yang dijalani sebulan penuh sebelum berangkat ke Malang untuk mengikuti Piala Menpora.

"Kondisi pemain di Piala Menpora kemarin juga bagus, di waktu yang mepet seperti itu secara fisik kita tak kedodoran dan enggak ada pemain yang kram," jelasnya.

Baca juga: Borneo FC tetap beri PR bagi pemain selama libur

Masalahnya, kata Sihran, mencapai level ideal lebih mudah ketimbang mempertahankannya.

Maka yang terpenting, Sihran menegaskan para pemain harus punya komitmen menjaga diri masing-masing agar sekembalinya tim berkumpul nanti pelatih bisa melanjutkan program latihan ke sesi teknik dan taktik ketimbang kembali membentuk fisik pemain.

Sihran juga berharap setelah turnamen Piala Menpora dan Idul Fitri bisa digelar Liga Indonesia karena sudah lama dinantikan klub, pemain, dan suporter.

"Semoga di tengah latihan kita nanti, sudah ada titik cerah dari PSSI dan operator terkait kapan kompetisi ini digelar. Kompetisi yang kita nanti-nantikan," pungkas Sihran.

Baca juga: Klasemen Grup B: Borneo FC tersingkir lebih awal

Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres ajak umat Muslim bersedekah selama Ramadhan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar