Politisi konservatif Republik DPR AS bentuk kaukus "America First"

Politisi konservatif Republik DPR AS  bentuk kaukus  "America First"

Pendukung Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersorak saat Nicholas Fuentes dari "America First" tiba untuk memberikan pidato pada hari reli mendukung presiden di Washington, Amerika Serikat, Sabtu (14/11/2020). Foto diambil tanggal 14 November 2020. REUTERS/Leah Millis/hp/cfo (REUTERS/LEAH MILLIS)

Kaukus ini sama sekali tidak menyangkut ras
Washington (ANTARA) - Politisi Partai Republik yang konservatif berencana membentuk kaukus "America First" untuk mempromosikan kebijakan mantan Presiden Donald Trump dan mengatakan pada Jumat (16/4) bahwa kelompok itu akan segera merilis platform kebijakan.

Platform ini mempromosikan "penghormatan umum terhadap tradisi politik Anglo-Saxon yang unik" dan mendukung infrastruktur dengan nilai estetika yang "sesuai dengan keturunan arsitektur Eropa," lapor Punchbowl News pada Jumat.

Anggota parlemen dari Partai Republik Marjorie Taylor Greene dan Paul Gosar terlibat dalam kaukus itu, anggota parlemen Louie Gohmert, yang sedang mempertimbangkan untuk bergabung, mengonfirmasi kepada wartawan.

Seorang juru bicara anggota kongres periode pertama Greene, Nick Dyer, menolak laporan Punchbowl sebagai "gosip" tetapi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa platform America First akan "diumumkan kepada publik segera."

Kaukus Kongres menyediakan forum bagi anggota parlemen yang berpikiran sama untuk mengejar tujuan legislatif yang sama.

Politisi Demokrat termasuk anggota parlemen Peter Welch mengecam kaukus itu di Twitter sebagai "sangat rasis dan menjijikkan."

"Kaukus ini dan anggotanya mewakili perspektif nativis berbahaya yang menyakiti negara kita, tapi sayangnya tidak mengejutkan," tambah Welch. Anggota parlemen Don Beyer menyebut kelompok itu sebagai "White Supremacist Caucus" di Twitter.

Trump memperkenalkan agenda America First-nya pada pelantikannya pada 2017 dan menjadikannya tema berulang dalam masa kepresidenannya.

Gohmert, sekutu Trump, mengatakan kepada wartawan bahwa kaukus bertujuan "untuk mengatur negara kita sendiri, sehingga berkelanjutan."

Anggota Kongres Matt Gaetz, yang sedang diselidiki oleh Departemen Kehakiman dan panel Etika DPR atas tuduhan pelecehan seksual, mengatakan dia menjadi bagian dari kaukus itu .

Kelompok itu akan mendorong untuk "mengakhiri perang, menghentikan imigrasi ilegal dan mempromosikan perdagangan yang adil bagi pekerja Amerika," katanya.

Gaetz belum dituduh melakukan kejahatan apa pun dan berulang kali membantah melakukan kesalahan.

Gohmert membantah bahwa kaukus America First melibatkan ras.

"Kaukus itu tidak kembali ke tradisi Anglo-Saxon," kata politisi Republik Texas itu. "Kaukus ini sama sekali tidak menyangkut ras. Kami lebih kuat, Anda tahu, dalam keberagaman. Tapi ada beberapa hal yang membantu membuat kami kuat."

Sumber: Reuters


 

Penerjemah: Mulyo Sunyoto
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Lolos dari sidang pemakzulan, ancaman pidana mengintai Trump

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar