Satgas TNI bagikan Alkitab di gereja perbatasan RI-PNG

Satgas TNI bagikan Alkitab di gereja perbatasan RI-PNG

Personel Satgas TNI Yonif 512/QY membagikan bantuan Alkitab kepada jemaat Gereja Santo Yakobus Arso Kabupaten Keerom. ANTARA/HO-Pendam XVII/Cenderawasih

Semua agama mengajarkan untuk beribadah sesuai dengan ajaran masing-masing.
Keerom (ANTARA) - Prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY membagikan Alkitab di Gereja Santo Yakobus, Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom sebagai bentuk kepedulian TNI untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga perbatasan.

Dansatgas Pamtas Yonif 512/QY Letkol Inf. Taufik Hidayat dalam keterangan diterima ANTARA, Selasa pagi, berharap pembagian Alkitab bisa membantu kebutuhan jemaat Kristen setempat.

"Bersamaan dengan kegiatan ibadah di Gereja Santo Yakobus di Arso, anggota Yonif 512/QY juga membagikan Alkitab kepada para anggota jemaat dan keluarganya," ujarnya.

Saat dibagikan Alkitab, menurut Dansatgas Letkol Inf. Taufik Hidayat, bantuan Alkitab Satgas Yonif 131/Brs telah diterima langsung pengurus Gereja Santo Yakobus Arius Wabiager (40).

Baca juga: Satgas TNI buka layanan pangkas rambut gratis warga di perbatasan

Diakui Dansatgas bahwa ibadah merupakan kewajiban bagi seluruh umat beragama sesuai dengan ajaran dan ketentuan masing-masing.

"Semua agama mengajarkan untuk beribadah sesuai dengan ajaran dan setiap agama memiliki pedoman yang dijadikan pegangan oleh masing-masing umat beragama," kata Dansatgas.

Pengurus jemaat Gereja Santo Yakobus Arius Wabiager merasa sangat senang dan menyampaikan terima kasih kepada anggota Satgas TNI Pos Workwana.

"Saya mewakili jemaat Gereja Santo Yakobus mengucapkan terima kasih kepada anggota pos yang telah membagikan Alkitab kepada kami. Semoga apa yang telah diberikan oleh anggota pos dapat bermanfaat buat kami semua di perbatasan, semoga anggota Pos selalu dalam lindungan Tuhan Yesus," kata Arius.

Baca juga: Personel Kodim Biak latih disiplin 128 pencari kerja

Pewarta: Muhsidin
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar