Liga Italia

Kisruh Liga Super Eropa, Pioli pilih berkonsentrasi di lapangan

Kisruh Liga Super Eropa, Pioli pilih berkonsentrasi di lapangan

Manajer AC Milan Stefano Pioli memberi instruksi saat timnya menghadapi Lazio dalam lanjutan Liga Italia di Stadion San Siro, Milan, Italia, Rabu (23/12/2020). ANTARA/REUTERS/Daniele Mascolo.

Jakarta (ANTARA) - Stefano Pioli memilih berkonsentrasi menangani urusan AC Milan di atas lapangan di tengah kekisruhan Liga Super Eropa, kompetisi tengah pekan tandingan Liga Champions yang diumumkan pembentukannya pada Minggu (18/4) lalu.

Milan merupakan satu di antara tiga klub italia bersama Inter MIlan dan Juventus, yang tergabung dalam 12 klub-klub Eropa berstatus pendiri Liga Super Eropa.

Pioli memilih untuk tidak berkomentar banyak terkait Liga Super Eropa dan fokus mempersiapkan Milan menjamu Sassuolo dalam lanjutan Liga Italia di San Siro, Rabu malam.

"Saya mendengarkan masukan dari klub yang meminta saya fokus bekerja terkait penampilan di atas lapangan," kata Pioli dalam jumpa pers pralaga yang dilansir Reuters, Selasa malam tadi.

"Lantas di masa depan kami akan mengevaluasi apa yang akan terjadi, tetapi sekarang belum waktunya," ujarnya menambahkan.

Baca juga: PM Italia dukung UEFA tindak tegas klub yang terlibat Liga Super Eropa
Baca juga: UEFA marah besar, sebut ada ular di balik Liga Super Eropa


Milan saat ini berada di posisi kedua, hanya tertinggal sembilan poin dari Inter yang di ambang keberhasilan menghentikan dominasi Juventus di Liga Italia beberapa musim terakhir.

Jika menang melawan Sassuolo, Milan akan memberi tekanan lebih kepada Inter dalam perburuan gelar juara liga.

"Di sepak bola Italia, tak ada seorang pun yang memberi Anda apapun secara cuma-cuma," kata Pioli.

"Sassuolo melakukan persiapan mereka dengan bagus dan punya sehari lebih banyak beristirahat, tetapi jadwal sudah ditetapkan, dan mulai sekarang tidak ada laga mudah hingga akhir musim. Anda harus siap menghadapi lawan yang bagus tiap pekan," ujarnya melengkapi.

Pioli menyatakan Milan masih dibayangi ketidakpastian kondisi Zlatan Ibrahimovic, Hakan Calhanoglu dan Theo Hernandez.

Baca juga: Bagi Guardiola format Liga Super Eropa tak sesuai prinsip olahraga
Baca juga: Florentino Perez klaim Liga Super Eropa akan selamatkan sepak bola
Baca juga: Presiden IOC: kepentingan berbasis keuntungan ancam olahraga Eropa

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar