KOI harap persiapan bidding bisa lebih cepat usai ada Keppres INABCOG

KOI harap persiapan bidding bisa lebih cepat usai ada Keppres INABCOG

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari berpose di kantornya di Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Jakarta (ANTARA) - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) berharap persiapan bidding tuan rumah Olimpiade 2032 bisa menjadi lebih cepat setelah diterbitkannya Keputusan Presiden (Keppres) nomor 9 tahun 2021 tentang Pembentukan Indonesia Bid Committee Olympic Games 2032 atau INABCOG.

Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono mengatakan dengan adanya keppres itu maka semua lini bisa mulai bekerja bersama-sama mempersiapkan berbagai hal, termasuk proposal bidding hingga perencanaan anggaran.

“Di INABCOG sendiri kan itu gabungan dari beberapa mitra kerja mulai dari kementerian, lembaga, KOI, dan tenaga ahli sehingga mudah-mudahan dengan ada panitia ini jalannya bisa menjadi lebih cepat, karena sumber-sumbernya jadi semakin luas bukan cuma KOI saja,” kata Ferry saat dihubungi di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Kemenpora segera tindak lanjuti Keppres "bidding" Olimpiade 2032

Berdasarkan keppres itu, KOI ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai tim pelaksana pencalonan Indonesia sebagai tuan rumah Olimpiade 2032.

Dalam persiapannya, KOI akan bekerja sama dengan beberapa kementerian dan lembaga yang juga jadi bagian INABCOG, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Kementerian Keuangan untuk menyusun, menetapkan dan melaksanakan peta jalan strategi persiapan Indonesia dalam bidding.

Meski sudah ada keppres, Ferry menegaskan bahwa KOI akan kembali fokus pada tugas utamanya terkait persiapan kontingen Indonesia pada multievent internasional tahun ini.

Baca juga: Presiden terbitkan Keppres Panitia Pencalonan Tuan Rumah Olimpiade

Baca juga: Indonesia dalam peta pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032

“Sekarang sudah resmi ada panitia khusus yang menangani proses bidding sehingga ke depannya seluruh urusan proses bidding itu akan mulai secara bertahap dilaksanakan oleh INABCOG. Dan NOC akan kembali fokus dengan tugas pertamanya terkait multievent dan persiapan kontingen,” ucapnya.

KOI sebelumnya telah melalui proses prabidding dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Pada 3 Februari lalu, KOI mempresentasikan kelayakan Jakarta sebagai kandidat tuan rumah Olimpiade 2032 kepada Komisi Future Host IOC sebagai komisi yang bertanggung jawab untuk calon tuan rumah Olimpiade.

Menurut Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, Indonesia saat ini berada pada status continuous dialogue, yang artinya pembicaraan lanjutan akan dilakukan antara IOC dan Indonesia menuju bidding tuan rumah Olimpiade 2032.

Baca juga: KOI tegaskan Indonesia masih berpeluang jadi tuan rumah Olimpiade 2032

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Keppres pencalonan Olimpiade 2032 buat NOC dapat bergerak gesit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar