Ketua DPD RI ingatkan pentingnya kelola dana desa secara transparan

Ketua DPD RI ingatkan pentingnya kelola dana desa secara transparan

Dokumentasi: Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berbicara bersama pengurus Asosiasi Pemerintah Daerah Seluruh Indonesia (APDESI) di Jakarta, Jumat (30/4/2021). (ANTARA/HO-Dokumentasi Ketua DPD RI)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan para kepala desa untuk mengelola dana desa secara transparan sehingga anggaran yang telah dialokasikan itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya cuma wanti-wanti saja, dana desa ini jumlahnya besar. Pengelolaannya harus transparan dan tepat. Jangan pernah main-main dalam pemakaiannya. Harus benar-benar bermanfaat bagi kepentingan rakyat,” kata LaNyalla saat bertemu dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI), sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Baca juga: Ketua DPD RI ajak KAHMI ikut membangun daerah

Baca juga: Mampu gairahkan UMKM, Ketua DPD RI minta realisasi KUR dipercepat


Menurut dia, transparansi dalam tata kelola dana desa harus selalu dipertahankan agar kepala desa tidak mudah terganjal masalah atau kasus-kasus hukum mengenai penggunaan anggaran desa, kata LaNyalla, yang saat ini turut menjabat sebagai ketua Dewan Kehormatan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Jawa Timur.

Dalam pertemuan yang berlangsung, Jumat (30/4), LaNyalla mengatakan kepala desa memiliki peran penting memastikan dana desa tersalurkan dengan baik untuk membiayai berbagai program pembangunan di desa, termasuk di antaranya program-program pemberdayaan yang digerakkan oleh Badan Usaha Milik Desa (BumDes).

“Dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat kepada daerah ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik. Tentunya untuk menyejahterakan masyarakat desa. Oleh karena itu, kunci sukses program pemerintah salah satunya berada di tangan para kepala desa,” kata LaNyalla ke para pengurus asosiasi.

Sementara itu, Ketua Umum APDESI Suhardi Buyung mengatakan pihaknya menemui LaNyalla untuk berdiskusi dan mendapatkan saran-saran mengenai tata kelola dana desa yang transparan dan akuntabel.

“Pak LaNyalla sudah keliling hampir seluruh Indonesia. Beliau sangat tahu problem desa. Makanya, kami semua di sini ingin meminta saran dan solusi agar kami lebih mudah dalam menyejahterakan masyarakat,” kata Suhardi menerangkan.

Di samping Suhardi, pertemuan bersama APDESI juga dihadiri oleh Sekretaris Jenderal APDESI Ipin Arifin dan beberapa pengurus inti asosiasi.

Baca juga: Ketua DPD RI minta pemerintah perhatikan nasib petani tembakau

Baca juga: Ketua DPD ingatkan kolaborasi pemerintah-swasta capai target SDGs 2030

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar