Bogor (ANTARA News) - Sebuah truk kontainer dengan nomor polisi B 9025 FJ menambrak tiga unit mobil Toyota Avanza yang tengah parkir di Jalan Raya Mayjen Adi Sukma, Kampung Tabakan, Cigombong, Lido, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.

Kecelakaan itu terjadi di depan warung Nasi Yuliana Lido, dimana di tempat tersebut juga diparkir kendaraan yang pengantar wisatawan Timur Tengah.

Menurut Siti (33) adik pemilik warung, peristiwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 14:30 WIB saat kontainer yang dikendarai Pantas Siregar (44) melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor.

Truk kemudian menabrak mobil avanza warna abu-abu metalik nopol F 1144 ZS yang sedang parkir dikiri badan jalan, lalu kontainer banting stir ke arah kanan dan menabrak avanza silver F 471 yang tengah parkir disebelah kanan jalan persis disamping warung Siti.

Selanjutnya truk mendorong mobil avanza hitam hingga terjun ke tepi danau yang berada di bawah badan jalan dengan ketinggian lima meter.

Satu warga Kampung Batu Alam Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong, Maman (45) yang berprofesi sebagai tukang cukur dan saat itu tengah melintas dijalan menderita luka-luka.

"Truk kontainer juga menghantam warung saya," kata Siti sambil menunjuk ke arah warungnya yang kena hantam.

Siti mengatakan, saat kejadian pemilik mobil yakni bule-bule Timur Tengah sedang makan disalah satu warung terapung miliknya yang ada di Danau Lido sehingga tidak ada korban jiwa.

Sementara itu, Maman yang tertabrak kontainer kondisinya kritis dan langsung dilarikan ke RSUD Ciawi, namun kamar penuh, korban dilarikan ke RS Bogor Medical Center di Jalan Pajajaran, Kota Bogor.

Lokasi kecelakaan tidak jauh dari Mapolsek Cijeruk. Supir langsung diamankan ke Mapolsek.

Pantas yang tengah menjalani pemeriksaan mengaku tidak kencang membawa mabilnya. Peristiwa naas yang dialaminya karena menghindari jalan yang bergelombang dan angkot yang menyelip.

"Saya tidak kencang, kecepatan hanya 40 km perjam, saya menghindari jalan bergelombang, ada angkot yang nyelip. Tidak terkendali karena jalannya menurun dan bergelombang, lalu saya banting stir ke kiri ada mobil parkir dan tertabrak dan saya coba banting kanan nabrak dua mobil itu," katanya.

Rencananya Pantas ingin pulang ke rumahnya di wilayah Jakarta. Kontainer yang dibawanya baru pulang dari Pelabuhan Ratu usai mengantarkan muatan garmen milik perusahaan Baju Indah Garmen.

Pantas yang sudah 27 tahun menjadi supir kontainer di perusahaan Pilarinda Jakarta, tidak menyangka kendaraan yang dibawanya akan mengalami kecelakaan, iapun mengaku pasrah dengan kejadian tersebut.

Sementara itu Kapolsek Cijeruk, Kompol Sugiyono Thamrin menyebutkan, dalam peristiwa tersebut pihaknya hanya bertindak mengamankan lokasi dan menertibkan lalu lintas.

"Kita sudah mengamankan lokasi kejadian, dua kendaraan juga sudah kita evakuasi. Pelaku kita amankan, sedangkan korban sudah kita bawa ke rumah sakit dan arus sudah kembali normal," kata Sugiyono.

Sedangkan untuk mobil avanza hitam yang terjun rencannya baru akan dievakuasi besok, mengingat posisi kendaraan yang terbalik sehingga sulit untuk diangkat ke atas dalam waktu dekat.

"Mobil itu kita balikkan terlebih dahulu, biar waktu diangkat ke atas lebih mudah," ujarnya.

Peristiwan kecelakaan menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Ciawi menuju Sukabumi menjadi tersendat selama 10 menit dilokasi, kepadatan arus berdampak pada arus lalu lintas jalan tersebut di mulai dari arah Ciawi hingga Mapolsek Cijeruk.

(KR-LR/M027/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010