Menlu: Sudah terlalu lama hak-hak Palestina digerogoti Israel

Menlu: Sudah terlalu lama hak-hak Palestina digerogoti Israel

Tangkapan layar - Dalam konferensi pers terkait pelepasan bantuan COVID-19 untuk India dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu (12/5/2021), Menlu Retno Marsudi menegaskan sikap Indonesia yang terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mendesak DK PBB untuk dapat mengambil langkah nyata untuk menghentikan seluruh kekerasan yang terjadi dan menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi rakyat Palestina. ANTARA/Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/pri.

Indonesia akan terus bersama rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya
Jakarta (ANTARA) - Indonesia mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mengambil tindakan nyata atas ketegangan dan kekerasan yang meluas menyusul tindakan Israel yang mengusir warga Palestina dari kawasan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur dan serangan terhadap warga Palestina di Masjid Al-Aqsa.

Dalam konferensi pers terkait pelepasan bantuan COVID-19 untuk India dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang pada Rabu, Menlu Retno menegaskan sikap Indonesia yang terus mendukung perjuangan rakyat Palestina dan mendesak DK PBB untuk dapat mengambil langkah nyata untuk menghentikan seluruh kekerasan yang terjadi dan menghadirkan keadilan dan perlindungan bagi rakyat Palestina.

“Sudah terlalu lama hak-hak bangsa dan rakyat Palestina digerogoti oleh Israel. Indonesia akan terus bersama rakyat dan bangsa Palestina dalam memperjuangkan hak-haknya,” ujar Menlu.

Baca juga: Indonesia kecam pengusiran paksa di Palestina
Baca juga: Indonesia beri bantuan Rp32,1 miliar untuk Palestina


Selain itu, Menlu mengatakan bahwa Indonesia juga mengusulkan agar Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Gerakan Non-Blok (GNB) dapat segera melakukan pertemuan khusus untuk membahas ketegangan dan kekerasan yang meluas, khususnya di jalur Gaza, yang menyebabkan jatuhnya puluhan korban jiwa warga sipil.

Indonesia sendiri terus berupaya untuk memainkan peran dalam mendukung kemerdekaan penuh Palestina di semua lini, termasuk melalui Committee on the Exercise of the Inalienable Rights of the Palestinian People (CEIRPP) PBB, di mana Indonesia memangku jabatan sebagai wakil ketua.

Komite tersebut, lanjut Menlu, memiliki mandat untuk memperjuangkan hak-hak Palestina, termasuk hak atas kemerdekaan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo pada Selasa (11/5) telah menyampaikan posisi tegas Indonesia, bahwa tindakan Israel yang mengusir warga Palestina dari Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, dan menyerang warga sipil Palestina di Masjid Al-Aqsa merupakan tindakan yang tidak dapat dibiarkan.

Indonesia mengutuk tindakan tersebut dan mendesak DK PBB untuk mengambil langkah nyata terhadap pelanggaran yang terus dilakukan oleh Israel, kata Menlu.

“Selain apa yang telah disampaikan Presiden, dan mencermati perkembangan yang baru terjadi, Indonesia juga mengecam meluasnya ketegangan dan kekerasan, khususnya di jalur Gaza yang menyebabkan puluhan korban jiwa warga sipil yang tidak berdosa,” tegas Retno.

Baca juga: MUI: Dunia harus kutuk dan hentikan tindakan tentara Israel
Baca juga: Presiden tegaskan Indonesia mengutuk pengusiran paksa rakyat Palestina


Pewarta: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

RI desak Majelis Umum PBB mendorong peran internasional di Palestina

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar