Wall Street dibuka turun, tertekan Indeks Harga Konsumen AS meningkat

Wall Street dibuka turun, tertekan Indeks Harga Konsumen AS meningkat

Ilustrasi pialang di lantai Bursa Saham New York, Wall Street, Amerika Serikat. ANTARA/Reuters

New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih rendah pada perdagangan hari Rabu pagi waktu setempat, setelah pengukur inflasi utama menunjukkan tekanan harga yang lebih tinggi dari yang diantisipasi.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average jatuh 181,02 poin atau 0,53 persen menjadi 34.088,14. Indeks S&P 500 berkurang 25,75 poin, atau 0,62 persen, menjadi 4.126,35. Indeks Komposit Nasdaq merosot 134,23 poin, atau satu persen, menjadi 13.255,20.

Baca juga: Wall Street ditutup lebih rendah, kekhawatiran inflasi picu aksi jual

Sembilan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 bergerak mundur pada perdagangan pagi, dengan sektor layanan teknologi dan komunikasi turun lebih dari satu persen, memimpin penurunan. Sedangkan sektor energi naik 1,1 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terbaik. Sektor keuangan juga naik 0,4 persen.

Baca juga: Wall Street dibuka jatuh, karena aksi jual saham teknologi berlanjut

Reaksi pasar tersebut muncul setelah data menunjukkan lonjakan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS yang lebih kuat dari perkiraan pada bulan April.

CPI AS tumbuh sebesar 4,2 persen tahun ke tahun pada April, peningkatan terbesar dalam hampir 13 tahun, kata Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat, Rabu.

Pewarta: Risbiani Fardaniah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar