Jakarta (ANTARA News) - Pebalap wanita Alexandra Asmasoebrata tengah bersiap lagi ke Kejuaraan Asia Formula Renault (AFR) 2010 seri 7 dan 8 yang akan berlangsung di Zhuhai International Circuit China pada 18-19 September.

"Andra tanggal 12 September atau persis sehari setelah Lebaran akan berangkat ke Zhuhai. Ia ingin berprestasi lebih baik lagi disana," ujar Manajer Andra, Alex Asmasoebrata di Jakarta, Kamis.

Alex menandaskan apa pun hasil yang dicapai Andra setiap kali berlomba di kancah nasional maupun internasional hendaknya tetap diberitakan oleh media massa.

"Tidak perduli apakah kalah atau menang atau berada di peringkat keberapa, hendaknya dia tetap diberitakan karena tentu masyarakat ingin tahu hasilnya," ujarnya.

Alex yang juga manajer tim Pertamina Champ Motorsport merasa yakin jika anak perempuannya itu akan mengulang sukses yang pernah diraih saat naik podium III di Zhuhai pada kejuaraan AFR seri 9-10 pada Oktober tahun lalu.

Andra sendiri akan berjuang habis-habisan untuk mengukir prestasi terbaik setelah pada pekan lalu memperoleh hasil yang tak memuaskan di Shanghai.

"Saat itu saya benar-benar tak puas, apalagi suhu udara sangat panas mencapai 48 derajat Celcius pada siang hari dan 38 derajat pada malam hari. Saya akan coba membuat yang terbaik di Zhuhai nanti," ujar Andra yang tampil ke ajang internasional didukung sejumlah sponsor seperti Pertamina, Adargo Energy, Telkomsel, Garuda Indonesia dan Pemprov DKI Jakarta.

Menjelang keberangkatannya Andra menggelar acara buka puasa bersama sekaligus syukuran dengan mengundang puluhan anak yatim piatu dan Majelis Taklim Nurul Hikmah dari Kelurahan Petogogan Jakarta Selatan.

Turut hadir dalam acara itu aktor kenamaan Roy Marten dan artis Marcela Zaliyanti. Roy pun mengaku sangat terkesan dengan acara buka puasa bersama tersebut meskipun ia seorang non muslim.

"Meskipun saya seorang non muslim, tapi saya sangat terkesan dengan acara ini. Kita doakan bersama semoga Andra selalu mendapat sukses dan selalu dalam keselamatan dalam setiap kali balapan," ujar Roy Marten.(*)
(ANT-132/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010