PSP UP: Sosialisasi Pancasila perlu disesuaikan perkembangan zaman

PSP UP: Sosialisasi Pancasila perlu disesuaikan perkembangan zaman

Kepala Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila (PSP UP) Hendra Nurtjahyo (kiri) ketika memberi penjelasan tentang sosialisasi dan implementasi Pancasila dalam kehidupan sehar-hari. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Depok (ANTARA) - Kepala Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila (PSP UP) Hendra Nurtjahyo mengatakan sosialisasi maupun implementasi nilai-nilai Pancasila, perlu disesuaikan dengan perkembangan zaman.

"Oleh karena itu kita perlu berkolaborasi dengan semua generasi dan membuka pintu kreativitas agar kehadiran Pancasila mudah diterima oleh seluruh Bangsa Indonesia," kata Hendra Nurtjahyo di Universitas Pancasila Jakarta, Senin.

Untuk itu katanya perlu ada gerakan pencanangan Pengarusutamaan Pancasila yang direncanakan dengan lebih terstruktur, sehingga nilai-nilai Pancasila dapat menjiwai semua peraturan, kebijakan, program kerja, sampai dengan pelaksanaannya.

Baca juga: Doa lintas agama dan kursus Pancasila peringati Bulan Bung Karno 2021
Baca juga: MPR akui masih ada pandangan abaikan kehadiran Pancasila
Baca juga: Bulan Pancasila, BPIP Gelar Upacara Hingga Lomba


Setiap tanggal 1 Juni diperingati sebagai hari Kelahiran Pancasila, peringatan ini menjadi penting sebagai penegasan bahwa Pancasila merupakan ideologi satu satunya bagi bangsa Indonesia,bukan ideologi sosialisme-komunisme, bukan pula liberalisme-kapitalisme.

Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa yang menentukan eksistensi Bangsa Indonesia di masa depan. Fokus dari Pusat Studi Pancasila Universitas Pancasila (PSP UP) tentunya mengawal sosialisasi nilai-nilai Pancasila agar sampai pada setiap lapisan masyarakat, pada semua golongan dan pada tiap generasi.

Sebagai bukti dari dedikasi Langkah PSP UP dalam melestarikan Pancasila, terdapat banyak kegiatan yang telah dilakukan, yaitu: pengembangan instrumen indeks Pancasila, strategi pembelajaran Pancasila dalam setiap jenjang pendidikan, implementasi nilai-nilai Pancasila melalui peraturan perundang-undangan, peta jalan pembangunan karakter Pancasila.

Selain itu ada desa tangguh Pancasila (pembinaan oleh PSP se indonesia), video pembelajaran Pancasila, penerbitan “Buletin Warta Pancasila”, sekolah digital Pancasila dan konstitusi, pengembangan paradigma keilmuan dalam setiap konsentrasi studi yang tentunya berkolaborasi dengan seluruh program studi yang ada di Universitas Pancasila.

Sebagai Universitas yang membawa nama besar ideologi Negara, Universitas Pancasila terus mengembangkan strategi dan langkah untuk menjadi Universitas percontohan implementasi nilai-nilai Pancasila.

Lebih lanjut Hendra mengatakan beberapa tahun belakangan ini Universitas Pancasila telah melakukan beberapa langkah penting untuk semakin memantapkan langkah, yaitu membangun lima rumah ibadah dalam lingkungan kampus sebagai lab kerukunan dan toleransi dalam kehidupan bernegara dan beragama, membentuk jalur pendidikan S2 (Magister Ilmu Kepancasilaan) Program Studi Kajian Pancasila dan Kepemimpinan Publik dan membuat peta jalan Pendidikan Karakter Pancasila Bagi Universitas.

Komitmen Pimpinan Yayasan dan Pimpinan Universitas beserta seluruh program studi sangat tinggi dalam hal ini, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, ketiga hal ini akan segera selesai dan dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca juga: Pemprov Papua akan gelar upacara Hari Lahir Pancasila secara virtual
Baca juga: IHSG ditutup menguat jelang libur Hari Lahir Pancasila
Baca juga: Tim Garuda Terbang di langit Jember peringati Hari Lahir Pancasila

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cerita dari Selatan - Resistomap, start up antibiotik dari Indonesia untuk dunia (bagian 3 dari 3)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar