Bukit Asam raih dua penghargaan Global Good Governance Awards

Bukit Asam raih dua penghargaan Global Good Governance Awards

Alat-alat berat dioperasikan di pertambangan Bukit Asam yang merupakan salah satu area tambang terbuka (open-pit mining) batu bara terbesar PT Bukit Asam Tbk. di Tanjung Enim, Lawang Kidul, Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (5/11/16). (ANTARA/Nova Wahyudi/16)

Palembang (ANTARA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) meraih dua penghargaan internasional yang diselenggarakan Cambridge IFA dalam ajang International Global Good Governance Awards (3G Awards).

Dua penghargaan tersebut adalah 3G Championship Award in Corporate Governance Reporting 2021 dan 3G ESG Championship Award untuk Indonesia di 2021.

Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie C dalam rilis pers, Rabu, penghargaan yang disiarkan langsung pada pekan lalu ini menyebut penilaian Good Governance menekankan pentingnya pertumbuhan berkelanjutan dalam konteks global yang mencakup konsep, kebijakan, hingga prakteknya.

Good Governance bukan hanya tentang mengambil keputusan dengan tepat, tetapi juga proses dalam pengambilan keputusan yang mengutamakan transparasi dan akuntabilitas, serta keadilan.

Penilaian Good Governance menekankan lima pilar, yakni transparansi, tanggung jawab sosial, keberlanjutan, dampaknya, dan inovasi.

Penghargaan yang dipelopori oleh Cambridge IFA ini diselenggarakan untuk mempromosikan praktik tata kelola terbaik (good gorvernance) mulai dari individu , pemerintah, lembaga public, perusahaan swasta, hingga lembaga swadaya masyarakat.

Penghargaan 3G awards diselenggarakan pertama kali pada 2016 di Turki, dan hingga saat ini sudah membagikan sebanyak 150 penghargaan.

PTBA mengapresiasi penghargaan yang diberikan kepada perusahaan dalam penerapan ESG (Environmental, Social, Governance) karena perseroan selalu berkomitmen pada pengembangan dan penerapannya.

Saat ini ESG rating yang dikeluarkan oleh MSCI, PTBA adalah di level BBB pada tahun 2020 (salah satu yang tertinggi di industri sejenis), dan pada 2021 ditargetkan mencapai level A.

“Dengan tercapainya rating tersebut nantinya akan mendukung upaya transformasi bisnis PTBA, khususnya sebagai jaminan dalam bantuan pendanaan dalam pengembangan inisiatif-inisiatif strategis perusahaan,” kata Apollonius.

Baca juga: Dua strategi Bukit Asam hadapi pelemahan pasar energi fosil
Baca juga: Bukit Asam akan bagikan dividen tunai Rp835 miliar
Baca juga: PTBA siapkan Rp3,8 triliun untuk diversifikasi bisnis batu bara

 

Pewarta: Dolly Rosana
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menteri BUMN terima bantuan alkes dari China

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar