Jateng percepat vaksinasi bentengi masyarakat dari COVID-19

Jateng percepat vaksinasi bentengi masyarakat dari COVID-19

Pelaksanaan vaksinasi di Sentra Vaksin Grhadika komplek kantor Gubernur Jawa Tengah. ANTARA/Wisnu Adhi.

kita bisa melakukan percepatan vaksinasi
Semarang (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan upaya percepatan vaksinasi untuk membentengi masyarakat menyusul terjadinya lonjakan kasus COVID-19 di delapan daerah.

"Kami sekarang mau gas pol (kecepatan penuh), jadi setelah melihat kondisi apa yang terjadi di beberapa tempat di Jawa Tengah, delapan kabupaten itu dan sekitar Semarang Raya ini," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai mengecek pelaksanaan Sentra Vaksinasi Gradhika di Gedung Gradhika Bhakti Praja, di Semarang, Selasa.

Dirinya berharap vaksinasi ini dapat membentengi masyarakat di tengah kenaikan kasus COVID-19 yang terjadi di Kabupaten Kudus, Pati, Jepara, Grobogan, Demak, Sragen, Brebes, dan Kabupaten Tegal.

"Saya sudah komunikasi dengan Menteri Kesehatan, nanti akan dikirimkan vaksinnya diharapkan kita bisa melakukan percepatan vaksinasi. Mudah-mudahan itu bisa membentengi masyarakat di tengah kenaikan COVID-19 di beberapa tempat," ujarnya.

Baca juga: Delapan daerah zona merah COVID-19 di Jateng diberi instruksi khusus
Baca juga: Cegah COVID-19, objek wisata religi dan alam di Pati-Jateng ditutup

Ganjar menjelaskan bahwa Sentra Vaksinasi Gradhika akan dilaksanakan tiap hari mulai 8 Juni 2021 hingga akhir Desember 2021 dengan prioritas kalangan lanjut usia dan target 1.000 orang tervaksin setiap harinya.

"Mudah-mudahan bisa tercapai, wabil khusus ini untuk para lansia termasuk pelayan publik sehingga yang usia 50 tahun ke atas silakan ngantre di sini, tapi harus tertib, harus jaga prokes," tegasnya.

Kendati demikian, orang nomor satu di Jateng itu meminta masyarakat tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat dan pemerintah daerah gencar tracing, testing, serta treatment.

Sentra Vaksinasi Gradhika dilaksanakan Pemprov Jateng mulai Selasa (8/6) dengan prioritas penerima vaksin kalangan lansia usia 50 ke atas, sedangkan syarat divaksin adalah membawa KTP Jawa Tengah.

Vaksinasi dilayani Senin-Jumat pukul 07.00 WIB hingga 14.00 WIB tanpa dipungut biaya atau gratis.

Baca juga: Panglima TNI meninjau penanganan COVID-19 di Grobogan
Baca juga: Kasus aktif di Kudus melonjak 806, Polda Jateng siap bantu penanganan


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo menyebut Sentra Vaksin Grhadika diperuntukkan bagi masyarakat umum, tapi fokus sasaran pada Juni 2021 adalah mereka yang berumur 50 tahun.

"Hari ini untuk umum dan pelayan publik prioritas 50 tahun ke atas. Untuk umur yang lain bulan berikutnya, cukup bawa KTP, kami siapkan 1.000 dosis, pelayanan panjang sampai akhir Desember. Semua orang Jateng boleh, orang luar Jateng domisili di sini pun boleh," katanya.

Petugas vaksinator di Sentra Vaksinasi Grhadika disiapkan 50 orang per hari yang berasal dari tujuh rumah sakit dan lima Balai Kesehatan milik Pemprov Jateng, serta sukarelawan dari perusahaan swasta.

Vaksinasi serupa juga akan dilakukan pada wilayah lain terutama pada delapan kabupaten (di Jateng yang menjadi zona merah penularan COVID-19.

Baca juga: COVID-19 tinggi, tempat tidur pasien di Kudus-Jateng tersisa 12 buah
Baca juga: Satgas: Klaster penyebaran COVID-19 buka bersama di Solo meluas

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Presiden kunjungan kerja ke Jateng sambil tinjau program vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar