Kemenkominfo: Gernas BBI mampu memotivasi UMKM NTT ke pasar digital

Kemenkominfo: Gernas BBI mampu memotivasi UMKM NTT ke pasar digital

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Philip Gobang (kanan) saat memberikan keterangan kepada Antara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Kamis (17/6/2021). (ANTARA/Bernadus Tokan)

Saya mendengar juga dari teman-teman pegiat UMKM bahwa Gernas BBI ini memberi motivasi kepada mereka untuk lebih giat mengembangkan produknya untuk masuk ke pasar digital,
Labuan Bajo (ANTARA) - Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Philip Gobang mengatakan pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Nusa Tenggara Timur mampu memotivasi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat untuk terus berkembang menuju pasar digital.

"Saya mendengar juga dari teman-teman pegiat UMKM bahwa Gernas BBI ini memberi motivasi kepada mereka untuk lebih giat mengembangkan produknya untuk masuk ke pasar digital," kata Philip Gobang yang juga sebagai Ketua Panitia Pelaksana Road To Kilau Permata Digital Flobamora Philip Gobang dalam perbincangan dengan Antara di Labuan Bajo, NTT, Kamis.

Ia menjelaskan kampanye Gernas BBI yang dalam pelaksanaannya di NTT dikemas melalaui kegiatan Road To Kilau Permata Digital Flobamora merupakan momentum virtual expo tentang UMKM yang ada di Flobamora (sebutan untuk sejumlah pulau besar di NTT meliputi Flores, Sumba, Timor, Alor) yang baru pertama kali diadakan dalam kolaborasi besar melibatkan berbagai mitra terkait.

Baca juga: UMKM NTT harus perkuat kualitas produk untuk masuk ke pasar digital

Ajang ini, kata dia, dapat mendorong para pegiat UMKM lainnya di NTT menjadi termotivasi ketika melihat UMKM yang sudah berkembang dengan mengakses pasar digital.

"Pegiat UMKM yang merintis usahanya dapat termotivasi untuk lebih giat lagi dan punya kesempatan untuk mengolah produk-produk lokal yang ada agar bisa diperkenalkan secara luas memanfaatkan akses digital yang tersedia," katanya.

Philip Gobang menyebutkan pada Gernas BBI di NTT kali ini terdapat sebanyak 100 UMKM yang masuk dalam pasar digital setelah dikurasi oleh berbagai market place yang ada.

Ia mengatakan Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonni G Plate berharap Gernas BBI tidak selesai pada acara puncak di Labuan Bajo pada 18 Juni 2021 namun terus berlanjut dengan program yang dirancang secara berkelanjutan.

Baca juga: Menkominfo dorong artisan dan UMKM NTT "onboarding" digital

Artinya, lanjut dia setelah kegiatan ini diharapkan akan ada lagi pelatihan kepada UMKM lain sehingga mereka juga mendapat kesempatan yang sama untuk masuk ke pasar digital.

"Apakah itu tiga bulan, enam bulan, UMKM mendapat pelatihan atau pendampingan dan sebagainya dan melibatkan UMKM dari seluruh wilayah kabupaten," katanya.

Philip Gobang menambahkan adanya Gernas BBI ini juga menghadirkan peluang yang cukup besar serta memotivasi masyarakat terutama kaum muda untuk terlibat di bidang UMKM.

"Mereka juga melihat dampaknya luas baik secara ekonomi meningkat maupun kesempatan kerja yang terbuka kepada orang-orang muda yang akrab dengan teknologi digital," katanya.

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Melihat usaha kuliner se'i khas NTT di Palembang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar