Copa America

Gara-gara tukang cukur, sejumlah pemain Chile terancam denda

Gara-gara tukang cukur, sejumlah pemain Chile terancam denda

Para pemain tim nasional Chile meninggalkan hotel mereka di Goiana, Brazil, pada Minggu (20/6/2021), untuk menjalani latihan sehari jelang menghadapi Uruguay dalam lanjutan Grup A Copa America 2021. (ANTARA/REUTERS/Mariana Greif)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pemain tim nasional Chile terancam dijatuhi denda gara-gara kedapatan mengundang tukang cukur ke dalam gelembung Copa America 2021, tindakan yang melanggar protokol ketat COVID-19 yang diterapkan.

Federasi sepak bola Chile, FFC, menyatakan tidak ada kasus positif COVID-19 di antara pemain yang terlibat insiden itu, tetapi mereka siap menjatuhi denda serta meminta maaf atas tindakan tersebut.

FFC tidak mengungkap siapa saja pemain yang terlibat insiden itu, tetapi media-media Chile melaporkan kapten Gary Medel serta gelandang Inter Milan Arturo Vidal terdapat di antaranya, demikian lansiran Reuters, Senin dini hari WIB.

Chile sejauh ini mengumpulkan empat poin berkat hasil imbang 1-1 kontra Argentina dan menang 1-0 atas Bolivia di dua pertandingan yang sudah dijalani dan menempati posisi kedua Grup A.

Baca juga: Menang tipis 1-0 atas Bolivia, Chile puncaki klasemen Grup A

Kabar ini jelas jadi preseden buruk di akhir pekan pertama Copa America 2021 yang banyak diwarnai insiden terkait COVID-19.

Sejumlah pemain atau staf empat dari 10 tim peserta yakni Bolivia, Chile, Kolombia dan Venezuela diketahui sempat menjalani isolasi mandiri karena temuan kasus positif.

Baca juga: Baru berjalan dua hari, kasus COVID-19 di Copa America capai 41 orang
Baca juga: Kasus positif terpapar COVID-19 dalam Copa America tambah 11 kasus

Copa America 2021 dilangsungkan di Brazil, yang kelimpahan jadi tuan rumah menyusul mundurnya Argentina karena lonjakan kasus COVID-19 dan Kolombia dicoret menyusul gelombang protes sosial.

Brazil setuju jadi tuan rumah, sebagai langkah dari presiden Jair Bolsonaro, kendati negaranya juga mengalami lonjakan kasus COVID-19 yang tidak main-main.

Bahkan, hingga Sabtu (19/6), angka kematian akibat COVID-19 di Brazil sudah menembus 500 ribu jiwa, tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Pun demikian, panitia penyelenggara bersikeras menyatakan Copa America 2021 akan menjadi "ajang olahraga paling aman di dunia".

Baca juga: Argentina puncaki Grup A usai taklukkan Uruguay 1-0
Baca juga: Menang empat gol tanpa balas, Brazil masih terlalu perkasa untuk Peru
Baca juga: Penyerang Bolivia disanksi dan denda karena kritik CONMEBOL

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar