counter

Kakak Kandung Luna Maya, Tipi Jabrik, Juara Selancar Thailand

Surabaya (ANTARA News) - Peselancar nasional, Tipi Jabrik, berhasil menjuarai kategori "Men`s Open" dalam kompetisi selancar "Quicksilver Thailand 2010".

Kakak kandung aktris Luna Maya yang keberangkatannya ke Thailand disponsori Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) itu berhak atas uang tunai 1.500 dolar AS dari panitia.

"Saya beruntung karena mendapatkan ombak terakhir. Saya bisa bertahan di ombak terakhir itu," kata Tipi dalam siaran pers yang dikirimkan Media Komunikasi PT CCAI kepada ANTARA di Surabaya, Selasa malam.

Di ajang tersebut dia berhasil mematahkan perlawanan dua kompetitornya, yakni peselancar Australia Michael Anthony dan peselancar tuan rumah Jakapan Thongnak.

"Saya berharap `event` itu menjadi langkah awal saya untuk mengembangkan olahraga selancar di Thailand," kata Duta CSR PT CCAI itu.

Hadiah yang diperolehnya di Phuket itu kemudian di sumbangkan pada organisasi selancar di Thailand.

"Selanjutnya saya akan mendorong peselancar Thailand untuk bertanding di Indonesia," katanya.

Selain berkarier di bidang selancar secara profesional, Tipi juga dikenal memiliki komitmen membesarkan olahraga selancar di Indonesia.

Dia juga memiliki kepedulian pada lingkungan sekitar. Bentuk kepedulian itu ditunjukkannya dalam program kegiatan "Bali Beach Clean Up" dan "Eco-Education Mobile".

Pada 2004, Tipi dan rekan-rekan sesama peselancar profesional mendirikan Indonesian Surfing Championship (ISC) sebagai upaya untuk mengembangkan olahraga selancar di Indonesia dengan menyediakan arena pertandingan yang memiliki kredibilitas tinggi bagi para peselancar lokal.

ISC juga diproyeksikan sebagai ajang kejuaraan selancar di Indonesia yang mendapat pengakuan dunia internasional.

Atas keberhasilan Tipi, Direktur Pelayanan Bisnis PT CCAI memberikan ucapan selamat. "Dia atlet asal Indonesia yang sangat membanggakan karena berhasil masuk dalam World Qualifying Series (WQS)," katanya.

Menuru dia, para atlet muda berbakat itu dapat memberikan inspirasi bagi kalangan muda Indonesia dalam menatap masa depan. (M038/K004)

Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar