Wall Street dibuka nyaris datar menjelang kesaksian Ketua Fed

Wall Street dibuka nyaris datar menjelang kesaksian Ketua Fed

Pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street. ANTARA/Reuters.

New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka nyaris datar pada perdagangan Selasa pagi waktu setempat, seiring investor memperhatikan testimoni dari Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell.

Sesaat setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average tergelincir 31,19 poin atau 0,09 persen, menjadi 33.845,78. Indeks S&P 500 berkurang 1,40 poin, atau 0,03 persen, menjadi 4.223,39. Indeks Komposit Nasdaq kehilangan 0,21 poin menjadi 14.141,27.

Delapan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 turun pada perdagangan pagi, dengan sektor energi turun lebih dari satu persen, memimpin penurunan. Sektor kebutuhan konsumen naik 0,3 persen, menjadi kelompok berkinerja terbaik.

Baca juga: Wall Street berakhir naik tajam, dipimpin lonjakan indeks Dow 580 poin

Wall Street akan memperhatikan pernyataan Powell ketika Kepala Fed dijadwalkan untuk bersaksi di depan Dewan Perwakilan Rakyat AS pada Selasa sore waktu setempat (Rabu pagi) tentang tanggapan bank sentral terhadap pandemi Virus Corona.

Dalam rilis persiapan pernyataan menjelang kesaksian, Powell mengatakan bahwa sementara "ekonomi telah menunjukkan perbaikan berkelanjutan," masih menghadapi ancaman lanjutan dari pandemi.

Pekan lalu, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada level rekor terendah mendekati nol, sambil melihat kemungkinan kenaikan suku bunga pada akhir 2023. Perkiraan median di antara pejabat Fed memperkirakan inflasi 3,4 persen pada akhir tahun ini, satu poin persentase naik dari proyeksi Maret.

Ekuitas AS memulai minggu ini dengan nada optimis, dengan Indeks Dow Jones ditutup naik 586 poin pada hari Senin.

Baca juga: Saham Hong Kong jatuh jelang pernyataan Powell
Baca juga: Saham Inggris menguat, ditopang energi dan harapan suku bunga rendah
Baca juga: Saham Eropa naik, terkerek optimisme pemulihan ekonomi global

Penerjemah: Risbiani Fardaniah
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar