IHSG akhir pekan ditutup stagnan, dipicu minimnya sentimen positif

IHSG akhir pekan ditutup stagnan, dipicu minimnya sentimen positif

Ilustrasi - Pengunjung mengamati pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama.

Mayoritas indeks saham di Asia sore ini Jumat ditutup melemah. Pergerakan bursa dipengaruhi oleh sejumlah faktor yaitu lonjakan kasus COVID-19, pengetatan kebijakan social distancing di sejumlah negara, dan rilis data inflasi China
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup stagnan, seiring minimnya sentimen positif di pasar saham domestik.

IHSG ditutup stagnan di posisi 6.039,84. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,42 poin atau 0,05 persen ke posisi 840,34.

"Mayoritas indeks saham di Asia sore ini Jumat ditutup melemah. Pergerakan bursa dipengaruhi oleh sejumlah faktor yaitu lonjakan kasus COVID-19, pengetatan kebijakan social distancing di sejumlah negara, dan rilis data inflasi China," tulis Tim Riset Phillip Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari dalam negeri, IHSG stagnan seiring dengan minimnya sentimen positif di bursa. Sektor keuangan menjadi penekan indeks, terutama saham BBRI.

Adapun Bukalapak akan menjadi perusahaan unicorn pertama yang berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan target dana penawaran umum perdana saham atau IPO sebesar Rp19,32 triliun hingga Rp21,9 triliun.

Dibuka melemah, IHSG hari ini bergerak variatif baik pada sesi pertama dan juga sesi kedua hingga akhirnya ditutup stagnan.

Baca juga: IHSG Jumat dibuka melemah 2,89 poin

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dengan sektor infrastruktur naik paling tinggi yaitu 1,86 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor kesehatan masing-masing 1,32 persen dan 1,06 persen.

Sedangkan lima sektor terkoreksi dengan sektor barang konsumen non primer turun paling dalam yaitu 0,97 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor properti masing-masing turun 0,67 persen dan 0,64 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp23,09 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.187.719 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,39 miliar lembar saham senilai Rp11,26 triliun. Sebanyak 178 saham naik, 292 saham menurun, dan 180 tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 177,61 poin atau 0,63 persen ke 27.940,42, Indeks Hang Seng naik 191,41 poin atau 0,7 persen ke 27.344,54, dan Indeks Straits Times meningkat 22,53 poin atau 0,73 persen ke 3.130,12.

Baca juga: Saham Eropa menguat, investor memburu saham murah di akhir pekan

Baca juga: Saham China tergelincir setelah data inflasi




 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PSBB Jawa-Bali, Airlangga : IHSG positif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar