Tembilahan (ANTARA News) - Jajaran Kepolisian Resort Indragiri Hilir, Riau, pada Sabtu malam menggelar razia rutin di jalan lintas provinsi menuju Kota Tembilahan, mengantisipasi terorisme dan pencurian dengan kekerasan.

Berdasarkan pemantauan ANTARA, razia yang digelar sejak pukul 21.00 WIB ini melibatkan puluhan personel gabungan Satuan Lalu Lintas, Reskrim, Intelkam dan Samapta. Kegiatan razia ini dipusatkan di jalan provinsi di depan Mapolsek Tembilahan Hulu, Parit I, Kecamatan Tembilahan Hulu.

Tampak puluhan puluhan polisi, sebagian menggunakan senjata laras panjang menghentikan setiap kendaraan yang melintas di kawasan ini, baik sepeda motor, mobil angkutan penumpang dan kendaraan pribadi.

Kendaraan tersebut diarahkan masuk ke halaman Mapolsek Tembilahan untuk diperiksa penumpang dan barang bawaannya.

Setiap pengendara kendaraan bermotor dan penumpangnya tersebut, terutama mobil angkutan penumpang diperiksa dengan cermat identitas dan barang-barang di bagasi yang dibawanya.

Petugas sempat memeriksa cukup lama terhadap penumpang salah satu mobil mewah yang diketahui berasal dari Batam, Kepulauan Riau. Ia mengaku akan pergi ke rumah temannya di Kelurahan Tempuling, Kecamatan Tempuling.

Setelah menjalani pemeriksaan cukup lama akhirnya ia diperbolehkan melanjutkan perjalanan. Razia ini berakhir sekitar pukul 22.30 WIB.

Kapolres Inhil, AKBP Tri Julianto Djatiutomo melalui Kapolsek Tembilahan Hulu, AKP Alakdin menyatakan bahwa razia seperti ini memang rutin digelar tiap Sabtu malam.

"Kegiatan razia ini telah kita gelar secara rutin tiap Sabtu malam. Bertujuan bagi antisipasi pelaku curas, curat, dan terorisme di Inhil," katanya kepada ANTARA.

Dalam razia, petugas terpaksa menilang dua unit sepeda motor karena pengendaranya tidak bisa menunjukkan STNK dan dokumen kelengkapan berkendara lainnya.

(ANT/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010