Ini lokasi terkendali pasien COVID-19 swasta pertama di DKI

Ini lokasi terkendali pasien COVID-19 swasta pertama di DKI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) menyapa Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Solihin (kanan) saat meninjau lokasi isolasi terkendali UBM Housing di Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (3/8/2021). ANTARA/Abdu Faisal

satu contoh yang patut untuk disampaikan kepada publik
Jakarta (ANTARA) - Provinsi DKI Jakarta memiliki tempat isolasi terkendali (isoter) swasta pertama untuk pasien terpapar COVID-19 tanpa gejala dan gejala ringan di asrama Universitas Bunda Mulia (UBM Housing), Jakarta Utara.

"Ini yang pertama yang disiapkan oleh swasta," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies BaswedanAnies saat ditemui di UBM Housing, Jalan Lodan Nomor 2, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa.

Lokasi isoter di UBM Housing merupakan inisiatif AlfaCorp, kelompok perusahaan yang menaungi Alfamart, Alfamidi, DAN+DAN, Lawson, Alfaland, Omega Hotel Management dan Universitas Bunda Mulia.

Terdapat total 375 kamar yang akan digunakan untuk karyawan yang terpapar COVID-19, dengan daya tampung maksimal sekitar 600 pasien dengan status orang tanpa gejala dan gejala ringan.

AlfaCorp menyediakan fasilitas makan tiga kali sehari dari unit bisnis hotelnya dan juga dua unit ambulans yang siaga selama 24 jam apabila dibutuhkan.

Baca juga: Kisah kolaborasi tangani COVID-19 di Jakarta

"Ada juga tenaga kesehatan (nakes) dan dokter, kami bekerja sama dengan Rumah Sakit Hermina. Nakes, dokter juga 'standby', cuma 'office hour' biasanya dokter. Makan sudah pasti disediakan agar mereka tidak perlu keluar dari rumah dan fokus pada proses penyembuhan," ujar Direktur Corporate Affairs PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk Solihin kepada wartawan.

Anies mengapresiasi peran AlfaCorp dalam menyediakan lokasi isoter bagi pasien COVID-19 secara mandiri tersebut.

Ia mengatakan bahwa itu bentuk penanganan pandemi dengan sifat sebagai gerakan, bukan bersifat sebagai program. Bersifat program itu artinya dikerjakan oleh pemerintah, direncanakan oleh pemerintah, dibiayai oleh pemerintah, dievaluasi oleh pemerintah.

Namun, gerakan adalah partisipasi dari seluruh komponen masyarakat untuk terlibat langsung, turun tangan mengambil peran di bidangnya sesuai dengan potensinya masing-masing.

Anies menjelaskan, lokasi isoter tersebut akan memperluas jangkauan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terpapar COVID-19, di luar lokasi isoter yang menjadi program masing-masing Pemerintah Kota di wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Baca juga: Kasus aktif COVID-19 turun, tak ada tempat isolasi terpusat di Jakbar

Ia memberikan contoh, di Jakarta Timur, sudah ada Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang diprogram menjadi lokasi isolasi terkendali, di Jakarta Utara ada Rumah Susun Nagrak Cilincing, di Jakarta Pusat ada Wisma Atlet Kemayoran, di Jakarta Selatan ada Graha Wisata Ragunan, serta Rumah Susun Pasar Rumput yang masih belum sempat terpakai.

Ada pula lokasi isoter yang disiapkan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro di Kantor PT Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Sejumlah kantor milik Badan dan Kementerian yang berlokasi di DKI Jakarta pun ikut berpartisipasi dalam menyiapkan lokasi isoter bagi stafnya yang terpapar COVID-19.

"Kejaksaan (Agung) punya, Kementerian Perhubungan punya, Kementerian Pendidikan punya. Jadi, mereka, jika ada staf di kementerian atau badan mengalami COVID-19, perlu isolasi mandiri, kita siapkan," kata Anies.

Selain itu, setiap Wali Kota diminta menyiapkan lokasi isoternya di kantornya masing-masing. Seperti Kantor Wali Kota Jakarta Utara yang menyiapkan Balai Yos Sudarso sebagai lokasi isoter bersifat transit bagi pasien dengan kategori tanpa gejala COVID-19.

Baca juga: Selter isolasi mandiri milik LRT Jakarta berbasis komunitas warga

Namun, jumlah lokasi isoter yang bisa disiapkan oleh pemerintah, belum tentu sepadan dengan jumlah orang yang membutuhkan. Di banyak tempat malah kapasitas tempat isolasinya bisa lebih rendah dari jumlah orang yang melaksanakan isolasi terkendali.

Maka, lanjut dia, gerakan AlfaCorp adalah inisiatif baik dalam membantu pemerintah lewat gerakan.

Anies mengatakan bahwa apa yang dikerjakan korporasi itu menjadi contoh bagi seluruh masyarakat di berbagai tempat di Indonesia.

"Ini adalah satu contoh yang patut untuk disampaikan kepada publik. Sekaligus menjadi contoh untuk bisa dikerjakan, bukan hanya di Jakarta, tapi di berbagai wilayah di seluruh Indonesia," kata Anies.

Baca juga: PMI bangun selter isolasi berbasis komunitas untuk DKI Jakarta

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anies kunjungi tempat isolasi yang diinisiasi swasta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar