Hanoi (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan mengikuti pertemuan puncak ke-3 ASEAN-PBB yang merupakan rangkaian pertemuan puncak ke-17 ASEAN.

Pertemuan puncak ke-3 ASEAN-PBB yang juga akan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon itu merupakan pertemuan puncak terakhir yang diselenggarakan di hari kedua KTT ke-17 ASEAN, di National Conventional Center, Hanoi, Jumat.

Presiden beserta rombongan tiba di Hanoi sekitar pukul 14.00 waktu setempat. Tidak ada perbedaan waktu antara Vietnam dan Indonesia. Dan dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak ASEAN-PBB sekitar pukul 17.30 WIB.

Presiden sebenarnya sudah berada di Hanoi pada Selasa (26/10) sore untuk mengikuti rangkaian acara kunjungan kenegaraan dan KTT ke-17 ASEAN yang akan berlangsung hingga 30 Oktober 2010.

Namun, pada Rabu siang, Presiden Yudhoyono membatalkan sejumlah agenda kerja di Hanoi dan memutuskan kembali ke Tanah Air untuk memantau langsung dampak bencana alam di Mentawai, Sumatera Barat.

Pertemuan puncak ke-17 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara itu sendiri diikuti oleh para pemimpin dari 10 negara Asia Tenggara dan para mitra wicaranya. Pertemuan puncak secara resmi dimulai pada 28 Oktober.

Upacara pembukaan itu diikuti oleh 10 kepala pemerintahan negara anggota ASEAN, kecuali Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang pada saat itu diwakili oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Para pemimpin ASEAN mengabadikan pembukaan pertemuan puncak itu dengan saling bergandeng tangan dalam sesi foto khusus.

Mereka adalah Presiden Filipina Benigno Aquino, PM Singapura Lee Hsien Loong, PM Malaysia Najib Razak, PM Thailand Abhisit Vejjajiva, PM Kamboja Hun Sen, PM Myanmar Thein Sein, Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah, PM Laos Bouasone Bouphavanh, PM Vietnam Nguyen Tan Dung, Menko Perekonomian Indonesia Hatta Rajasa dan Sekjen ASEAN Surin Pitsuwan.

Tema pertemuan puncak tahun ini --yang kedua digelar di Vietnam-- adalah "Menuju Masyarakat ASEAN: dari Visi ke Aksi" dengan PM Vietnam selaku Ketua bergilir ASEAN.

Seusai upacara pembukaan, para pemimpin ASEAN menggelar pertemuan informal selama sekitar dua jam yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan santap malam (informal working dinner).

ASEAN yang dibentuk pada 1967 beranggotakan Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam.

(G003/A041/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010