Kementerian PUPR bangun rusun mahasiswa STAI Mempawah Kalbar

Kementerian PUPR bangun rusun mahasiswa STAI Mempawah Kalbar

Rancangan rusun untuk mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. ANTARA/HO-Ditjen Perumahan Kementerian PUPR

Pembangunan rusun akan dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun satu menara rusun untuk mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.

"Mau tidak mau ke depan generasi muda harus mulai berlatih tinggal di hunian vertikal seperti rumah susun. Adanya rusun mahasiswa ini diharapkan dapat menjadi alternatif hunian bagi generasi muda karena lahan yang ada untuk perumahan semakin berkurang," kata Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Menurut Khalawi, berdasarkan arahan Menteri PUPR pembangunan rusun akan dilaksanakan secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Pembangunan rusun juga dilengkapi dengan fasilitas penunjangnya seperti perabotan yang lengkap, serta listrik dan air bersih.

Hal itu, ujar dia, agar mahasiswa yang tinggal di rusun nantinya bisa fokus belajar dan menuntut ilmu karena fasilitasnya sudah lengkap.

Pembangunan rusun, lanjutnya, diharapkan juga bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia pada masa mendatang.

Kepala Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Kalimantan Barat Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I Direktorat Jenderal Perumahan Muhammad Irsan Basalamah menyatakan pembangunan rusun mahasiswa STAI Mempawah ini ditargetkan selesai tahun 2021 ini.

Berdasarkan data yang ada di Satuan Kerja Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan, rusun mahasiswa ini berlokasi di Jalan Gusti Sulung Lelanang RT. 01/RW. 01 Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, tepatnya di belakang Gedung Perkuliahan STAI Mempawah.

Rusun ini memiliki ukuran panjang 38,25 meter dan lebar 17,4 meter dibangun satu tower setinggi tiga lantai dengan jumlah hunian sebanyak 43 unit.

Kontraktor pelaksana pembangunan rusun ini adalah PT Metro Kreasi Indoktekni dengan konsultan PT Fini Rekayasa Konsultan.

Waktu pelaksanaan pembangunan diperkirakan selama 240 hari kalender.

"Anggaran pembangunan rusun ini adalah Rp14,17 miliar. Kami targetkan rusun ini bisa selesai pada tahun ini sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh para mahasiswa STAI Mempawah," ucapnya.

Baca juga: Kementerian PUPR sediakan Rusun untuk TNI di Palu
Baca juga: Kementerian PUPR serah terimakan rusun Undiksha Bali
Baca juga: Kementerian PUPR bangun Rusun Mahasiswa Unima senilai Rp14,63 miliar

Pewarta: M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Jenazah prajurit TNI yang gugur di Papua tiba di Kalbar

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar