Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan jumlah pasien yang meninggal akibat COVID-19 kini bertambah 1.579 orang.

Berdasarkan data terbaru milik Kemenkes, yang diterima ANTARA di Jakarta pada Rabu, sampai hari ini jumlah pasien yang meninggal akibat COVID-19 paling banyak terdapat di daerah Jawa Timur dengan jumlah 431 pasien.

Daerah selanjutnya yang memiliki angka kematian tertinggi adalah Jawa Tengah dengan 350 pasien, disusul oleh Jawa Barat dengan 120 pasien. Posisi keempat dan kelima diperoleh oleh Kalimantan Timur dengan jumlah kematian 64 pasien dan Riau sebanyak 55 pasien.

Jumlah kasus aktif hingga hari ini bertambah menjadi 30.625 kasus di seluruh Indonesia. Daerah yang paling banyak menyumbang jumlah kasus aktif adalah Jawa Tengah dengan total 4.980 kasus dan Jawa Barat sebanyak 3.174 kasus.

Baca juga: Pakar: Angka kematian diperlukan untuk menilai situasi epidemiologi

Baca juga: Angka penularan COVID-19 di Batam mulai melandai


Jawa Timur ikut menyumbang kasus aktif sebanyak 2.885 kasus diikuti DKI Jakarta sebanyak 1.957 kasus.

Kalimantan Timur turut menyumbang sebanyak 1.843 kasus aktif.

Walaupun demikian, jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh dari COVID-19, pada hari Rabu, ikut mengalami penambahan sebanyak 39.931 pasien.

Dari data tersebut Jawa Barat menjadi daerah dengan pasien yang sembuh paling banyak, yakni sebanyak 8.120 pasien disusul oleh Jawa Tengah sebanyak 6.863 pasien.

Jawa Timur menempati posisi ketiga dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 4.275 pasien. Sedangkan posisi keempat ditempati oleh DI Yogyakarta dengan total pasien sebanyak 3.378 pasien.

Posisi kelima ditempati oleh Kalimantan Timur dengan jumlah pasien sembuh sebanyak 1.928 pasien.

Jumlah spesimen yang telah diperiksa pada hari Rabu ada sebanyak 210.815 spesimen.*

Baca juga: Pemprov Sumsel siap tambah ruang ICU di rumah sakit rujukan COVID-19

Baca juga: Reisa sebut peningkatan testing dan vaksinasi tekan kematian COVID-19


Pewarta: Hreeloita Dharma Shanti
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2021