Pelni sediakan KM Sirimau jadi karantina terapung di Kota Sorong

Pelni sediakan KM Sirimau jadi karantina terapung di Kota Sorong

Kepala Pelni Cabang Sorong Muhammad Lutfi Israr Sutan (ANTARA/ Ernes Broning Kakisina)

Dalam perjalanan Dobo Maluku menuju ke Sorong akan dilakukan pembersihan dan pembenahan
Sorong (ANTARA) - PT Pelni menyediakan KM Sirimau untuk digunakan sebagai tempat karantina terapung dan terpusat bagi pasien COVID-19 di Kota Sorong, Papua Barat.

Kepala Pelni Cabang Sorong Muhammad Lutfi Israr Sutan di Sorong, Jumat, mengatakan 
rencana awal KM Sangiang yang dijadikan tempat karantina terpusat pasien COVID-19 di Kota Sorong, namun kapasitas kecil sehingga digantikan dengan KM Sirimau.

Baca juga: Empat kapal milik PT Pelni jadi tempat isolasi terpusat COVID-19

Menurut dia, KM Sirimau berkapasitas 1.000 lebih penumpang sehingga jika menerapkan sistem jaga jarak di kapal dapat menampung sebanyak 500 pasien COVID-19.

Dikatakan bahwa KM Sirimau sedang dalam perjalanan menuju Kota Sorong melalui Pelabuhan Kaimana dan Pelabuhan Dobo.

KM Sirimau sandar terakhir di Pelabuhan Dobo Maluku menurunkan penumpang kemudian langsung berlayar menuju ke Sorong yang diperkirakan tiba pada 16 Agustus 2021 dini hari.

Baca juga: Pemkot Medan matangkan rencana kapal Pelni jadi tempat isolasi

Baca juga: Pemkot Makassar-Kemhub-Pelni kerja sama manfaatkan kapal untuk isolasi


"Dalam perjalanan Dobo Maluku menuju ke Sorong akan dilakukan pembersihan dan pembenahan untuk persiapan karantina pasien COVID-19," ujarnya.

Dikatakan pula bahwa pada saat kapal tiba di pelabuhan Sorong nanti, tim gabungan dari Pelni, Satgas Penanganan COVID-19 Kota Sorong, dan instansi terkait lainnya akan melakukan pengecekan kesiapan kapal.

Selain itu, tambah dia, melihat fasilitas yang masih kurang untuk dilengkapi dalam mendukung jalannya karantina pasien COVID-19.

Baca juga: Kapal Pelni resmi digunakan untuk isolasi apung Kota Makassar

Baca juga: Warga perbatasan RI-Timor Leste terima suntikan vaksin dosis pertama

Pewarta: Ernes Broning Kakisina
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Wapres resmikan pembangunan BLK Komunitas Papua dan Papua Barat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar