London (ANTARA News) - Mahasiswa Indonesia di Libya yang tergabung dalam Kesatuan Keluarga Mahasiswa Indonesia (KKMI) berunjuk gigi di ajang "Indonesian Cultural Festival" di auditorium kampus "International Islamic Call College", Tunisia.

"Mahasiswa dan mahasiswi Indonesia untuk kesekian kalinya unjuk kebolehan dengan menampilkan kesenian Indonesia di Libya," ujar mahasiswa Indonesia di Libya, Miftahur Risal, kepada koresponden ANTARA London, Sabtu.

Dalam acara pengenalan kesenian Indonesia itu, para mahasiswa menampilkan keahlian mereka di depan ratusan pengunjung yang berasal dari berbagai negara.

Menurut Miftahur Risal, kampus yang menjadi venue acara itu adalah kampus bergengsi yang khusus diperuntukkan mahasiswa yang berasal dari luar Libya.

Awalnya, acara itu dirancang hanya sebagai ajang penggalangan dana untuk korban bencana di Tanah air, namun mengingat birokrasi perizinan yang cukup rumit, maka acara akhirnya ditata ulang menjadi "Indonesian Cultural Festival."

"Meski demikian, kita tidak lupa untuk memanjatkan doa bersama bagi para korban, di samping usaha maupun bantuan moril dan materiil yang telah digalang jauh hari sebelum acara," ujar koordinator acara Nayyif Fairuza.

Aneka kesenian yang ditampilkan antara lain musik Angklung, Marawis, Acapella, Nasyid, Pencak Silat, Tari-tarian, Drama Musikal, dan berbagai seni musik kompilasi modern dan tradisional.

Di tengah-tengah acara, para hadirin juga terhibur dengan doorprize yang diberikan melalui pertanyaan-pertanyaan ke-Indonesiaan yang diajukan pembawa acara, ternyata banyak sekali hadirin yang mengenal betul Indonesia.

Acara ditutup dengan slide show mengenai gambaran bencana di Tanah Air untuk selanjutnya diadakan doa bersama yang dipimpin Imam Besar Masjid Kuliah Da`wah, Tripoly.
(H-ZG/E011)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010