Desa Aneuk Laot Sabang masuk lima besar nasional BCA Desa Wisata Award

Desa Aneuk Laot Sabang masuk lima besar nasional BCA Desa Wisata Award

Perwakilan dari Desa Wisata Aneuk Laot yakni Fatwa Amri, Irwan Mahdi, dan Maulidin (dari kiri ke kanan) saat melakukan tanya jawab bersama dewan juri dalam proses penjurian secara virtual di Aula Bappeda Kota Sabang. ANTARA/HO-Humas Sabang

membungkus atraksi budaya sehari-hari dari masyarakat
Banda Aceh (ANTARA) - Gampong atau Desa Aneuk Laot, Kota Sabang berhasil masuk lima besar tingkat nasional desa wisata kategori budaya dalam kompetisi BCA Desa Wisata Award tahun 2021.

Wali Kota Sabang Nazaruddin mengatakan prestasi itu merupakan pencapaian yang luar bisa. Desa Aneuk Laot merupakan satu-satunya utusan dari Aceh bahkan Sumatera dalam ajang nasional tersebut.

"Semoga dalam kompetisi ini bisa memperoleh hasil yang terbaik sekaligus bisa memotivasi gampong lain di Sabang untuk berprestasi," kata Nazaruddin di Kota Sabang, Selasa

Desa Aneuk Laot berhasil masuk lima besar desa wisata kategori budaya dalam kompetisi BCA Desa Wisata Award 2021, setelah melalui beberapa tahapan penjurian sejak April 2021.

Dan kini mengikuti penjurian tahap akhir atau final. Kegiatan tersebut dilakukan secara daring untuk memilih tiga besar pada kategori yang sama yang bersaing dengan desa lain di seluruh Indonesia.

Baca juga: Pelaku pariwisata: Desa wisata jadi alternatif bangkit dari pandemi
Baca juga: Sandiaga beri bantuan kepada pelaku parekraf di Desa Wisata Cangkuang


Perwakilan Desa Aneuk Laot Irwan Mahdi mengatakan ada beberapa hal yang dilakukan untuk menjadikan Gampong Aneuk Laot sebagai desa wisata, dimulai dengan pendataan, peningkatan sumber daya manusia dan program kebersihan.

"Kita juga membungkus atraksi budaya sehari-hari dari masyarakat sehingga lebih menarik dan diminati oleh wisatawan. Atraksi-atraksi ini selanjutnya dipasarkan melalui jaringan online, travel agent dan organisasi pariwisata," katanya.

Dalam penjurian, Maulidin dan Fatwa Amri sebagai perwakilan desa juga mempresentasikan Gampong Aneuk Laot, mendeskripsikan secara singkat sejarah terbentuknya Gampong Aneuk Laot yang merupakan cikal bakal dari program PNPM Pariwisata dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tahun 2011.

Kemudian juga menjelaskan akan program-program Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang mendukung program desa wisata diantaranya program toko sovenir dan pengembangan usaha kreatif masyarakat.

"Secara keseluruhan sesi presentasi dan sesi tanya jawab bersama dewan juri dari BCA dan ahli pariwisata nasional ini berlangsung selama 40 menit. Hasil dari semua tahap penjurian ini akan diumumkan pada 3 September 2021," katanya.

Baca juga: Bamsoet resmikan Desa Wisata Pancasila di Aceh Tenggara
Baca juga: Kemenparekraf gelar workshop online Anugerah Desa Wisata 2021
Baca juga: Kemendes PDTT berharap desa wisata bangkit setelah pandemi

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Aceh optimistis boyong emas di 4 cabang olahraga Peparnas

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar