Surabaya (ANTARA News) - Menteri Pendidikan Nasional Muhammad Nuh mengatakan keberadaan perguruan tinggi saat ini hendaknya tidak lagi pada tataran investasi keilmuan, namun lebih jauh harus mampu mengimplementasikan inovasi dan juga keilmuannya.

Hal tersebut disampaikan dalam sambutan dalam acara peringatan dies natalis ke-50 dan juga acara kuliah umum Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya, Selasa.

"Perguruan tinggi tidak boleh hanya pada fase investasi, tapi harus mulai memberikan implementasi. Penting pusat unggulan di setiap perguruan tinggi," kata Muhammad Nuh.

Ia menjelaskan dengan sumber daya manusia dosen yang dimiliki serta mahasiswa yang jumlahnya tidak akan pernah berhenti, bisa menjadi sumber pengembangan keilmuan yang bisa diimplementasikan bagi segala bidang termasuk kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu Rektor ITS Prof Ir Priyo Suprobo,MS, PhD mengemukakan, dalam 50 tahun terakhir, ITS telah berkembang pesat baik dari bidang keilmuan yang didalami maupun prestasi akademis dan nonakademis tingkat nasional serta internasional.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menyampaikan kuliah umum dengan tema akselerasi inovasi teknologi dalam rangka mencapai keunggulan ekonomi Indonesia.

Hadir dalam acara itu Ibu Negara Ani Yudhoyono, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam, Menpora Andi Mallarangeng dan Gubernur Jatim Soekarwo serta Wagub Jatim Saifullah Yusuf.
(ANT/A024)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2010