Binda DIY gencarkan vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah

Binda DIY gencarkan vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah

Vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY. Kamis (16/9/2021) (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Daerah Istimewa Yogyakarta menggencarkan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah kepada masyarakat daerah itu guna percepatan terbentuknya herd immunity.

"Vaksinasi door to door ini kita menyasar warga khususnya lansia, orang tua yang tidak bisa jalan, selain itu masyarakat yang juga belum vaksin karena jauh dari faskes (fasilitas kesehatan)," kata Staf Khusus Kepala Binda (Kabinda) DIY Sugiyarto di sela vaksinasi di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, vaksinasi COVID-19 dengan mendatangi satu per satu warga di rumah masing-masing di wilayah Kabupaten Sleman ini sudah yang kesekian kali di DIY, dan hari ini ditargetkan dapat menyasar 300 orang.

"Kita door to door mulai dari depan sana dan di sini, dan nanti akan menyusuri rumah di bantaran sungai, sasarannya kurang lebih 300 orang, supaya nanti tujuan pemerintah sampai akhir tahun 70 persen 'herd immunity' akan tercapai," katanya.

Baca juga: Wapres mengapresiasi Serbuan Vaksinasi TNI AL di pesantren

Sugiyarto mengatakan, vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah sebelumnya sudah dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kulon Progo, Gunung Kidul, dan Kota Yogyakarta, dan di wilayah Sleman sudah beberapa kali karena masih ada warga yang belum tervaksin.

"Kalau totalnya sudah banyak sasaran yang kita vaksin 'door to door', di tempat ini saja sudah dua kali yaitu di bulan Agustus sama sekarang ini, belum di tempat lain, kebetulan di atas juga ada vaksinasi," katanya.
Vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah oleh Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) DIY. Kamis (16/9/2021) (Foto ANTARA/Hery Sidik)


Dia mengatakan, vaksinasi COVID-19 dari rumah ke rumah akan terus digencarkan bersama Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (Poltekkes) Yogyakarta, dan menggandeng aparat wilayah serta pedukuhan setempat untuk menentukan sasaran vaksinasi.

"Kita libatkan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta, kita komunikasi sama aparat wilayah khususnya dukuh yang mencarikan sasaran, kita punya vaksin kita menggandeng Poltekkes, dan sasaran vaksin ini juga ada KTP luar Yogyakarta," katanya.

Baca juga: Presiden: Vaksinasi pondok pesantren bagian melindungi santri
Baca juga: Presiden ingatkan harus belajar berdampingan hidup dengan COVID-19
Baca juga: Satuan pendidikan wajib PTM bila pendidik sudah 100 persen divaksin

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Anak usia 6-11 tahun akan dapatkan vaksin Sinovac

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar