DKI ajak warga manfaatkan aplikasi jaki percepat vaksinasi COVID-19

DKI ajak warga manfaatkan aplikasi jaki percepat vaksinasi COVID-19

Arsip foto - Tenaga medis mengamati vaksin COVID-19 merek Sinopharm yang diberikan bagi pekerja asing di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/8/2021). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajak warga ibu kota untuk memanfaatkan aplikasi Jakarta Kini (jaki) guna mempercepat proses vaksinasi COVID-19.

"Dengan mendaftar secara online, warga dapat memilih waktu dan tempat vaksinasi sendiri, sekaligus bisa melakukan pre-screening tes online," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia, di Jakarta, Senin.

Menurut Dwi Oktavia, warga juga dapat mengecek melalui aplikasi google maps dengan menuliskan “vaksin COVID-19”, kemudian akan menemukan lokasi serta dibantu informasi jalur menemukan lokasi yang dipilih.

Untuk mempercepat vaksinasi lengkap dua dosis, pihaknya menambahkan kuota vaksin dengan pendaftaran melalui aplikasi jaki dosis dua minimal 250 orang per hari per kecamatan.

Puskesmas dan RSUD juga membuka layanan vaksinasi COVID-19 pada hari libur yakni Sabtu dan Minggu dengan pilihan jam bervariasi termasuk pelaksanaan pada sore dan malam hari.

Di DKI Jakarta ada 290 Puskesmas kelurahan dan 44 Puskesmas kecamatan. Upaya itu dilakukan untuk menggenjot cakupan vaksinasi bagi seluruh warga yang berdomisili di DKI Jakarta.

Baca juga: TNI AL gencarkan vaksinasi COVID-19 di Jakarta Utara

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI yang diunggah pada laman corona.jakarta.go.id per Senin (20/9), cakupan vaksinasi dosis pertama warga di ibu kota mencapai 10,2 juta orang atau 114 persen dari sasaran 8,94 juta.

Dari jumlah itu, proporsi warga dengan KTP Jakarta mencapai 64 persen dan KTP non-DKI Jakarta mencapai 36 persen.

Berdasarkan sasaran vaksinasi dengan KTP DKI Jakarta, saat ini cakupannya sudah mencapai 6,54 juta atau sekitar 73 persen dari 8,94 juta.

Dengan realisasi itu, diperkirakan masih ada sekitar 2,4 juta warga KTP DKI Jakarta yang belum mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

Sementara itu, realisasi vaksinasi dosis kedua sudah mencapai 7,42 juta orang dengan rincian sekitar 66 persen merupakan warga KTP DKI dan 34 persen warga non KTP DKI Jakarta.

Baca juga: Vaksin Pfizer dan Moderna tersedia di seluruh faskes DKI
Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Taman Melati Cilangkap targetkan 2.500 orang
 

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Riza Harahap
COPYRIGHT © ANTARA 2021

PT Trans Jakarta luncurkan aplikasi Tije dengan 6 fitur terbaru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar