Cara Netflix pacu pertumbuhan pasar di Afrika

Cara Netflix pacu pertumbuhan pasar di Afrika

FILE PHOTO: Small toy figures are seen in front of diplayed Netflix logo in this illustration taken March 19, 2020. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration/File Photo (REUTERS/Dado Ruvic)

Jakarta (ANTARA) - Pada Senin, (20/9), waktu setempat, Netflix mulai menawarkan paket seluler gratis untuk menonton sekitar seperempat acara TV dan film yang mereka tayangkan, sebagai strategi untuk memicu pertumbuhan pasar utama di Afrika.

Mengutip Reuters, Selasa, paket gratis Netflix di Kenya telah tersedia di ponsel android dan tidak memiliki iklan. Pelanggan dapat menonton beberapa tayangan secara gratis, seperti "Money Heist", "Bridgerton", dan series Afrika "Blood & Water".

Netflix berharap paket gratis akan membuat pengguna tertarik untuk mendaftar paket berbayar agar dapat menikmati lebih banyak konten.

"Banyak orang di Kenya belum menonton Netflix sebelumnya. Ini adalah cara yang bagus untuk menikmati layanan kami," kata Cathy Conk, direktur inovasi produk di Netflix dalam sebuah unggahan blog.

"Jika Anda menyukai apa yang ada tonton, sangat mudah untuk meng-upgrade ke salah satu paket berbayar kami," lanjutnya.

Rencana paket gratis Netflix telah dimulai pada Senin waktu setempat dan akan diluncurkan di seluruh Kenya dalam beberapa hari mendatang.

Layanan video streaming terbesar di dunia itu memang sedang mencari cara untuk menambah pelanggan di luar Ameria Serikat yang pendaftaran pelanggan barunya mulai berkurang.

Untuk menarik pelanggan di Afrika, Netflix berinvestasi dalam program buatan lokal seperti "Queen Sono" dan "Jiva!", serta telah bermitra dengan studio produksi di Nigeria.

Baca juga: Netflix mendominasi piala Emmy Awards 2021

Baca juga: Sebelum dihapus Netflix, ini 10 film yang menarik ditonton

Baca juga: Grandmaster gugat Netflix atas komentar seksis di "The Queen's Gambit"

Pewarta: Suci Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

INDEF dukung pemerintah pungut PPN Google, Amazon, Netflix, dan Spotify

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar