Sekjen PBB serukan pemusnahan senjata nuklir

Sekjen PBB serukan pemusnahan senjata nuklir

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres berbicara pada pertemuan tingkat tinggi untuk memperingati ulang tahun kedua puluh adopsi Deklarasi Durban dan Program Aksi: "Perbaikan, keadilan rasial dan kesetaraan bagi orang-orang keturunan Afrika" sebagai bagian dari Jenderal PBB Sidang Umum Sidang ke-76 di Aula Sidang Umum PBB di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York City, AS (22/92021). ANTARA/Justin Lane/Pool via REUTERS/pri.

Kini saatnya untuk mengusir ancaman ini selamanya, melenyapkan senjata nuklir dari dunia kita
PBB (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, yang berbicara pada Hari Internasional untuk Penghapusan Total Senjata Nuklir, menyatakan  senjata nuklir harus dilenyapkan dari dunia dan era baru dialog, harapan dan perdamaian harus dimulai.

Mengatasi ancaman senjata nuklir "sudah menjadi tugas utama PBB sejak awal," kata pejabat tertinggi PBB itu.

"Pada 1946, resolusi Majelis Umum pertama mengupayakan 'penghapusan persenjataan nasional senjata atom dan semua senjata utama lainnya yang dapat disesuaikan dengan pemusnahan massal'," ungkap sekjen.

Baca juga: Sekjen PBB puji China hapus nuklir di semenanjung Korea

Pimpinan PBB menunjukkan bahwa meski secara keseluruhan jumlah senjata nuklir menurun selama beberapa dekade, namun sekitar 14.000 senjata di seluruh dunia masih ditimbun.

Kondisi itu membuat dunia menghadapi "tingkat risiko nuklir paling tinggi," dalam hampir empat dekade.

"Kini saatnya untuk mengusir ancaman ini selamanya, melenyapkan senjata nuklir dari dunia kita," kata Guterres, "dan mengantarkan era baru dialog, harapan dan perdamaian bagi semua orang."

Sumber: Xinhua

Baca juga: Sekjen PBB desak AS hapus sanksi Iran seperti kesepakatan pada 2015
Baca juga: Para selebritas serukan pemimpin G8 hapus senjata nuklir

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Sekjen PBB serukan gencatan senjata dan perangi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar