PON Papua

PON Papua gelorakan semangat UMKM di Mimika

PON Papua gelorakan semangat UMKM di Mimika

Aneka makanan berbahan sagu di salah satu gerai di Mimika. (ANTARA/HO-Kominfo).

Jakarta (ANTARA) - Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua menggelorakan semangat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Mimika, Papua,  kata pejabat setempat.

"Menjadi semangat baru untuk pelaku UMKM bisa bangkit kembali. Karena mereka sudah bisa bertahan dari itu, sesuatu hal yang luar biasa," ujar Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Ida Wahyuni melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Ida, pelaku usaha dapat memiliki semangat bangkit kembali dari keterpurukan akibat wabah global COVID-19 yang melanda daerah tersebut.

Ida mengatakan PON Papua yang berada di klaster Kabupaten Mimika membuka peluang usaha produk lokal bagi penduduk sekitar selama sebulan ke depan. "Sebab kegiatan ini memancing perhatian banyak lapisan di Indonesia untuk datang berkunjung ke sini," katanya.

Ida berpesan agar para pelaku usaha dapat memanfaatkan peluang kehadiran wisatawan maupun atlet dan ofisial di sekitar arena pertandingan untuk memasarkan produk.

"Penyemangat kembali untuk mereka melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi, baik produksi diri handicraft maupun olahan makanan obat lainnya," katanya.

Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika mempersiapkan strategi pemasaran produk. Pertama, seluruh jajaran instansi pemerintah daerah di Mimika harus memfasilitasi tempat pemasaran terhadap terhadap pelaku UMKM yang potensial, kata Ida.

"Seperti contohnya, Dinas Perikanan Kabupaten Mimika bertanggung jawab menyediakan tempat bagi UMKM khas produk olahan perikanan," katanya.

Bahkan penyediaan lokasi pemasaran juga disediakan di Mall Diana dan Pasar Lama Kabupaten Mimika. "Kami menyediakan tempat pemasaran yaitu di atasnya, kantor tapi di bawahnya disediakan tempat pemasaran. Jadi kami di Dinas Koperasi melakukan kerja sama dengan berbagai organisasi perangkat daerah yang ada di Kabupaten Mimika, kantor-kantor dinas saling bekerja sama," ujarnya.

Strategi kedua, kata Ida, pemanfaatan aplikasi dalam jaringan (daring) untuk memasarkan setiap produk unggulan UMKM yang dimiliki oleh Mimika sehingga pengunjung PON XX Papua yang telah kembali ke daerah asal dapat membeli produk melalui aplikasi.

"Jadi ke depan, tamu-tamu yang sudah kembali ke daerah asalnya masing-masing bisa membeli produk ini," katanya.

Ida berharap strategi tersebut bisa memulihkan kondisi perekonomian pengusaha yang sempat terpuruk akibat pandemi.

"Yang dilakukan oleh kami untuk mendorong pelaku UMKM untuk tetap maju dan eksis di tengah pandemi," katanya.

Baca juga: Sambut PON, UMKM Mimika melakukan inovasi makanan berbahan sagu
Baca juga: Kemenkop ajak UMKM Papua maksimalkan e-commerce seiring ajang PON XX
Baca juga: Kemenkop dukung pemberdayaan UMKM Papua untuk ajang PON

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar