PON Papua

Bupati Merauke: PON satukan Indonesia dalam Bhinneka Tunggal Ika

Bupati Merauke: PON satukan Indonesia dalam Bhinneka Tunggal Ika

Temu ramah Ketua Sub PON XX Klaster Merauke yang juga Bupati Merauke, Romanus Mbaraka saat temu ramah dengan kontingen di Lapangan Kantor Bupati Merauke Sabtu. (ANTARA/ Mario Sofia Nasution)

Merauke (ANTARA) - Bupati Merauke Romanus Mbaraka menyatakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua XX 2021 dapat menyatukan Indonesia dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

"Event PON jadi perekat nusantara dari Sabang sampai Merauke. Mari kita laksanakan PON ini sebaik-baiknya," kata dia saat temu ramah dengan kontingen PON di Merauke, Sabtu.

Ia mengatakan khusus untuk Papua, PON ini adalah harga diri orang Papua dan jadilah tuan rumah yang baik karena belum tentu dalam puluhan tahun ini akan kembali digelar di sini

Sementara untuk duta olahraga, PON merupakan pertaruhan bahwa Indonesia dapat menggelar event olahraga nasional meski di tengah pandemi.

"Euro bisa digelar, Copa Amerika bisa digelar. Maka Indonesia juga harus bisa melaksanakan PON," kata dia.

Baca juga: Presiden Jokowi resmi buka PON Papua

Pria yang menjabat Ketua Sub PON Papua XX Klaster Merauke ini juga memastikan keamanan setiap kontingen yang ada di kota rusa ini.

"Jangan ragu ke Merauke, tanah ini bagian dari Indonesia. Orang Merauke hatinya baik dan di tanah ini Bung Hatta pernah hidup ketika diasingkan di Boven Digul," kata dia.

Ia mengatakan kulit, rambut, dialek, logat memang berbeda namun orang Papua bahasa Indonesianya lebih baik di negeri ini.

Ia menegaskan Satgas di sini menjamin semua tidak boleh diganggu sedikitpun. Selain itu kontingen semua tidak boleh lapar karena harga makanan di sini murah.

"Coba survei harga di sini murah seperti di Jogjakarta," kata dia.

Baca juga: Lukas Enembe: PON Papua simbol kemenangan kita bersama

Kegiatan temu ramah pembukaan PON Papua XX klaster Merauke dihadiri seluruh kontingen dari enam cabang olahraga yang dipertandingkan yakni catur, bermotor, sepakbola putri, wushu, gulat dan anggar.

CDM Sumbar Syafrizal Bachtiar mengapresiasi upaya Pemkab Merauke dalam melayani tamu dan memberikan kesan ramah dan bersaudara kepada seluruh kontingen.

"Ini diharapkan dapat memperkuat rasa persaudaraan kita dan melalui olahraga kita bisa mempererat kesatuan dan persatuan bangsa," kata dia.

Kontingen Sumbar sendiri mengikuti kegiatan yang digelar di Lapangan Bupati Merauke yang dipimpin CDM Sumbar di Merauke Syafrizal Bachtiar, Korwil Oldsan, Herry Syarif.

Dalam kegiatan tersebut peserta diajak menonton langsung pembukaan PON Papua XX di Stadion Lukas Enembe Kota Jayapura yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo.***3***

Baca juga: Warga berharap perhelatan PON XX Papua gairahkan pariwisata Merauke
 

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar