Kasus positif COVID-19 di Bantul bertambah 11 menjadi 56.702 orang

Kasus positif COVID-19 di Bantul bertambah 11 menjadi 56.702 orang

Tes COVID-19 oleh tenaga kesehatan Dinkes Bantul, DIY (Foto ANTARA/Hery Sidik)

Vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar kita dalam menanggulangi COVID-19 dari dalam tubuh kita
Bantul (ANTARA) - Kasus konfirmasi COVID-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam sehari terakhir bertambah 11 orang sehingga total kasus positif secara kumulatif hingga Minggu menjadi 56.702 orang.

Berdasarkan data Satgas Penanggulangan COVID-19 Bantul di Bantul, Minggu, tambahan kasus baru itu berasal dari Kecamatan Kasihan tujuh orang, kemudian Srandakan, Pandak, Bambanglipuro dan Sewon masing-masing satu orang.

Dalam periode yang sama terdapat kasus konfirmasi COVID-19 yang dinyatakan sembuh berjumlah enam orang, sehingga total angka kesembuhan di Bantul menjadi 54.870 orang.

Baca juga: Tambahan kasus turun, Kabupaten Bantul masuk zona oranye COVID-19

Sedangkan kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal dunia tidak ada penambahan kasus baru, sehingga jumlahnya tetap terdata 1.557 orang.

Dengan perkembangan kasus harian itu, maka jumlah kasus aktif COVID-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani karantina ataupun isolasi di Kabupaten Bantul per Minggu (3/10) masih 275 orang.

Dari kasus aktif tersebut, Kecamatan Banguntapan masih menjadi yang terbanyak dengan 50 orang, disusul Kasihan 40 orang, kemudian kecamatan dengan kasus terendah dari Dlingo satu orang, dan satu kecamatan yang sudah nol kasus yaitu Piyungan.

Baca juga: Cakupan vaksinasi COVID-19 di Bantul capai 60 persen

Baca juga: Pemkab Bantul dorong organisasi berkontribusi percepat vaksinasi warga


Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan bahwa seiring penurunan kasus COVID-19 di Bantul, pemkab bersinergi dengan TNI dan Polri Terus menggencarkan vaksinasi bagi masyarakat, sebagai bentuk ikhtiar dalam menanggulangi pandemi virus corona.

"Vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar kita dalam menanggulangi COVID-19 dari dalam tubuh kita dengan menciptakan peningkatan imunitas tubuh," katanya.

Meski demikian, Bupati terus mengajak masyarakat bersama memutus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta disiplin protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul berterus tambah jadi 52.305

Baca juga: Vaksinasi COVID-19 di Kulon Progo hingga September capai 74,16 persen

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dinkes Kota Tangerang ajak warga sekolah ikuti tes usap

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar