PON Papua

Pelayar gaek Oka Sulaksana masih pimpin hari kedua RSX putra

Pelayar gaek Oka Sulaksana masih pimpin hari kedua RSX putra

Atlet layar Bali I Gusti Made Oka Sulaksana memacu kecepatan dalam pertandingan layar nomor RSX 9.5 putra PON Papua di perairan Pantai Hamadi, Jayapura, Papua, Senin (4/10/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/tom.

Jayapura (ANTARA) - Pelayar gaek I Gusti Made Oka Sulaksana asal Bali masih memimpin klasemen nomor RSX 9.5 putra Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua hingga perlombaan hari kedua di Pantai Hamadi, Kota Jayapura, Senin.

Di perlombaan hari kedua, Oka Sulaksana hanya sekali tidak finis di urutan terdepan dari enam kali balapan, yakni pada balapan ketiga saat ia menempati urutan ketiga di belakang pelayar Papua Barat I Gede Subagiasa dan pelayar Jawa Timur, Susilo.

Kepemimpinan pelayar berusia 50 tahun itu terlihat jelas dalam balapan kedua nomor RSX 9.5 putra hari Senin, saat ia melesat sendirian sejak start hingga garis finis.

Secara keseluruhan perlombaan hari kedua, Oka Sulaksana memimpin total balapan dengan 5.0 poin, diikuti Susilo dan I Gede Subagiasa.

Oka Sulaksana selangkah lebih dekat untuk memenuhi ambisinya meraih medali emas PON delapan edisi beruntun, mengingat secara akumulatif ia sudah memimpin dengan jarak keunggulan 8.0 poin atas Susilo dan I Gede Subagiasa.

Di nomor Optimist putra, pelayar tuan rumah M. Fasya Aldiansyah melanjutkan kepemimpinannya setelah memenangi empat dari enam balapan hari kedua dan membukukan 6.0 poin, diikuti pelayar Kepulauan Riau Rahmad Zhairy (8.0) dan pelayar Kalimantan Timur Regi Rio Valdo (18.0) di posisi ketiga.

Pelayar tuan rumah lainnya, Aldo Rizki Zulkarnain, juga menutup lomba hari kedua di urutan teratas untuk nomor Laser 4.7 putra dengan 5.0 poin setelah memenangi lima dari enam balapan hari kedua. Aldo dibayangi oleh pelayar Kaltim Muhammad Farham (10.0) di posisi kedua dan pelayar Riau Muhammad Selamat (15.0) di urutan ketiga.

Sementara itu di nomor International 420 putra dan International 470 terbuka, dua pasangan pelayar Kaltim menempati urutan terdepan perlombaan hari kedua.

Di nomor International 420 putra, pasangan M. Abdul Sugianto dan Rahmat Aidil Pratama membukukan 5.0 poin, diikuti pasangan Banten Gregory Roger Wardojo/Haikal Yaqzan (9.0) di tempat kedua dan pasangan Kalimantan Utara Muhammad Ikwan/Riko Ramadani (11.0) di urutan ketiga.

Sedangkan pasangan Riski Rahmadani/Nugie Triwira mampu memperbaiki hasil lomba hari kedua dan memimpin dengan catatan 9.0 poin. Pelayar Jawa Barat Djulijono Wibowo/Erik Irwansah yang di hari pertama memimpin, hanya menempati urutan ketiga dalam lomba hari kedua dengan 12.0 poin di belakang pasangan DKI Jakarta Bobby Feri Andriyanto/Herbito Igustano (11.0).

Di nomor Laser Standard putra pelayar Kepri Ahmad Zainuddin kembali memimpin lomba hari kedua dengan torehan 5.0 poin setelah menyapu bersih enam balapan, diikuti pelayar Jatim Bobi Muhamad Hakim (12.0) di posisi kedua dan pelayar Jabar Sujatmiko Siswanto (12.0) di urutan ketiga.

Pelayar Jatim M. Viko Wijanarko juga melanjutkan posisinya memimpin lomba hari kedua nomor Techno 293 putra dengan catatan 5.0 poin mengungguli pelayar Bali I Gusti Agung Danendra Hazel DK (8.0) di urutan kedua dan pelayar Jabar Adesta Raya Ramadhany (12.0) di tempat ketiga.

Sementara itu pelayar Banten Dexy Priany mampu memperbaiki penampilannya di hari kedua nomor RS One putra dengan memenangi tiga dari enam balapan nomor dan berakhir dengan raihan 8.0 poin di atas pelayar DKI Jakarta Ridwan Ramadan (9.0) dan pelayar Jabar Kahea Abdillah Zulfikar (13.0).

Perlombaan tujuh nomor putra dan satu nomor terbuka layar PON Papua masih menyisakan dua hari balapan yang berlangsung hingga Rabu (6/10).

Baca juga: Ketua Umum PB Porlasi buka lomba layar PON Papua
Baca juga: Tim Layar Bali targetkan tiga medali emas PON Papua
Baca juga: Layar masih jadi andalan Kepri mendulang emas di PON Papua

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar