Facebook padam, harta Mark Zuckerberg ambles Rp85 triliun

Facebook padam, harta Mark Zuckerberg ambles Rp85 triliun

Pendiri sekaligus CEO Facebook Mark Zuckerberg memberikan keterangan pada rapat dengar pendapat Komite Layanan Keuangan Kongres AS di Gedung Capitol Hill, Washington, Amerika Serikat, Rabu (23/10/2019). Mark Zuckerberg dimintai keterangan oleh anggota kongres atas rencana perusahaannya meluncurkan mata uang digital Libra. ANTARA FOTO/REUTERS/Erin Scott/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Kekayaan Mark Zuckerberg berkurang sekitar 6 juta dolar Amerika Serikat, atau sekitar Rp85,4 triliun karena layanan Facebook padam.

Bloomberg, dikutip Rabu, menuliskan kekayaan pendiri Facebook turun drastis dalam hitungan jam setelah Facebook, Instagram dan WhatsApp padam selama beberapa jam dan laporan dari seorang whistleblower mengenai perusahaan tersebut.

Saham Facebook anjlok 4,9 persen karena penjualan besar-besaran

Zuckerberg kini berada di posisi kelima dalam daftar orang terkaya di dunia Bloomberg Billionare Index, dengan kekayaan senilai 121,6 miliar dolar AS. Kekayaannya turun sekitar 140 miliar dolar AS dalam beberapa minggu.

Berdasarkan indeks tersebut, orang terkaya di dunia adalah Elon Musk dengan kekayaan senilai 210,6 miliar dolar AS, diikuti Jeff Bezos (185,7 miliar dolar AS0), Bernard Arnault (153,3 miliar dolar AS) dan Bill Gates (124 miliar dolar AS).

Facebook pekan ini tidak hanya mengalami gangguan layanan, namun, juga laporan dari mantan karyawan mereka soal produk mereka yang membahayakan kesehatan mental anak-anak dan remaja.

Frances Haugen, mantan manajer produk tim misinformasi di Facebook bersaksi di hadapan Senator Amerika Serikat bahwa pimpinan di Facebook tahu cara membuat media sosial, termasuk Instagram lebih aman, namun, mereka memilih tidak melakukannya.

Facebook juga dituduh lebih mementingkan keuntungan dibandingkan keselamatan pengguna.

Baca juga: Facebook bentuk tim baru untuk VR "metaverse"

Baca juga: Facebook habiskan 23 juta dolar untuk keamanan Mark Zuckerberg

Baca juga: Data Facebook Mark Zuckerberg ikut bocor

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cerita dari selatan - Awas, terorisme incar generasi milenial (bagian 2 dari 3)

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar