Bengkulu (ANTARA News) - Satu bunga raflesia (Raflesia arnoldi), tengah mekar di kawasan Hutan Lindung Rindu Hati register 5 Desa Tebat Monok, Kecamatan Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu.

Anggota Kelompok Peduli Puspa Langka Tebat Monok, yang selama ini aktif menjaga habitat tanaman langka tersebut, Holidin mengatakan bunga itu mulai mekar pada Senin (14/2).

"Hari ini bunga itu mekar sempurna, kami perkirakan sampai lima hari ke depan masih bisa dinikmati masyarakat yang ingin melihat langsung," katanya di Bengkulu, Selasa.

Untuk melihat bunga tersebut, pengunjung harus memasuki kawasan hutan sejauh 300 meter dengan medan yang lumayan berbukit dan tanah yang licin.

Meski demikian, anggota kelompok peduli puspa langka sudah membuat jalan setapak yang memudahkan pengunjung menikmati keindahan salah satu bunga terbesar di dunia itu.

"Setiap bunga mekar yang agak jauh ke dalam hutan, kami selalu sediakan jalan setapak sehingga masyarakat bisa melihat keunikan bunga itu," tambahnya.

Holidin yang dibantu enam saudaranya membentuk kelompok peduli puspa langka untuk menjaga habitat Raflesia arnoldi yang semakin terancam perambahan liar.

Akibat perambahan habitat bunga tersebut menjadi kebun kopi dan tanaman lainnya, bunga itu lebih sering mekar di tebing hutan.

"Kami lebih sering menemui mekar di tebing hutan karena habitatnya di lahan yang datar sudah dirambah secara liar dan tidak ada penertiban dari pihak terkait," katanya.

Untuk menjaga agar bunga tersebut tidak dicuri atau diganggu binatang buas, Holidin dan saudaranya bergantian menjaga dengan mendirikan tenda di pinggir jalan raya Kota Bengkulu-Kepahiang tersebut.

Ia mengatakan kelompoknya tidak memungut biaya dari pengunjung tapi hanya menyediakan kotak sumbangan sukarela untuk dana operasional kelompok dalam menjaga habitat Raflesia yang tersisa tersebut.

"Kami perkirakan ada sekitar empat hektare yang habitatnya relatif masih baik dan banyak tumbuhan inang Raflesia yang kami temui, kami berusaha menjaga habitat ini agar tidak dirambah," tambahnya.

Selain satu bunga mekar tersebut, dalam jarak 5 meter terdapat bonggol atau bakal bunga yang diperkirakan akan mekar dalam satu bulan mendatang.(*)
(T.KR-RNI/J006)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011