Dakar (ANTARA News) - Seorang pria Senegal akhirnya meninggal setelah dua hari dirawat karena membakar dirinya sendiri di gerbang istana presiden di Dakar sebagai protes karena tingginya pengangguran kata sumber rumah sakit pada Minggu.

Oumar Bocoum adalah korban bakar diri terbaru sejak warga Tunisia Mohamed Bouazizi membakar dirinya pada Desember dan memicu demonstrasi yang akhirnya menggulingkan pemimpin otoriter Zine al-Abidine Ben Ali, sebagaimana dikutip dari Reuters.

"Jenazah Bocoum dibawa ke kamar mayat pada pukul 02.00," kata sumber rumah sakit yang meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Media setempat melaporkan pada akhir pekan, Bocum, seorang mantan tentara meninggalkan pesan yang mengatakan "pekerjaan atau mati" sebelum membakar dirinya.

Ia dibawa ke rumah sakit terdekat namun meninggal karena luka yang dideritanya.

Senegal sudah lama dikenal sebagai negara dengan demokrasi dan stabilitas di tengah kawasan Afrika Barat yang penuh dengan konflik.

Namun setahun menjelang pemilu, rasa frustasi bertambah karena pemutusan aliran listrik dan kurangnya kesempatan bagi kaum muda yang jumlahnya terus bertambah serta meningkatnya urbanisasi tapi hanya sedikit yang memperkirakan hal ini akan memicu gejolak di negara tersebut.
(*)

Editor: AA Ariwibowo
Copyright © ANTARA 2011