Anggota DPR apresiasi Kapolda Sumut hentikan kasus pedagang tersangka

Anggota DPR apresiasi Kapolda Sumut hentikan kasus pedagang tersangka

Anggota Komisi III DPR RI  Hinca IP Panjaitan. ANTARA/HO.

Pembelajaran penting bagi kita semua Korps Polri di Polda Sumut secara khusus menangani suatu perkara
Medan (ANTARA) - Anggota Komisi III DPR RI Hinca IP Panjaitan mengapresiasi Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak yang menghentikan kasus Liti Wari Gea, pedagang Pasar Gambir, Kabupaten Deli Serdang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Percut Sei Tuan.

"Langkah Kapolda Sumut menghentikan perkara pedagang Pasar Gambir Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang disambut baik," ujar Hinca, di Medan, Senin.

Ia menyebutkan, langkah tegas Kapolda Sumut perlu diapresiasi, apalagi diikuti pembenahan ke dalam tubuh personel polisi dengan melakukan evaluasi yang cepat.

"Pembelajaran penting bagi kita semua Korps Polri di Polda Sumut secara khusus menangani suatu perkara," ujarnya.

Hinca mengatakan, Kapolda Sumut sudah hadir memberikan rasa keadilan dan keberpihakan kepada seorang perempuan yang menjadi korban perbuatan dilakukan oknum diduga preman.

"Ke depan kita berharap pihak kepolisian lebih yakin dan taktis dalam menjalankan edaran Kapolri. Ini menjadi tonggak baru upaya penegakan hukum dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat," kata Sekjen Partai Demokrat itu pula.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Sumut akhirnya menghentikan penyidikan kasus penganiayaan terhadap Liti Wari Gea, pedagang Pasar Gambir, Kecamatan Percut Sei Tuan yang ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak mengatakan, dihentikannya perkara Liti Gea karena ditemukan adanya kesalahan prosedur dalam penyidikan hingga penetapan tersangka. "Penyidik sudah sepakat dan memutuskan bahwa perkara dengan laporan Beni terhadap Liti Gea, maka berdasarkan gelar perkara khusus dihentikan penyidikannya," ujar Kapolda Sumut.
Baca juga: Kanit Reskrim Polsek Pecut Sei Tuan dicopot dianggap tak profesional
Baca juga: Polisi gelar perkara kasus viral pedagang dianiaya jadi tersangka

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar