Angelina Prihatinkan Film Nasional

Angelina Prihatinkan Film Nasional

Angelina Sondakh (FOTO ANTARA/FILE/Teresia May)

Jakarta (ANTARA News) - Anggota Komisi X DPR RI Angelina Sondakh mengaku sangat prihatin sekaligus terpanggil memperjuangkan peningkatan kuantitas dan kualitas film nasional.

"Saya merasa prihatin dan harus memperjuangkan kebangkitan produksi film nasional yang berkualitas sehingga masyarakat Indonesia tidak kekurangan hiburan yang menarik serta bermutu," ujar anggota Fraksi Partai Demokrat (FPD) ini kepada ANTARA di Jakarta, Sabtu.

Mantan Putri Indonesia ini berpendapat, generasi muda harus dipacu untuk membuat film-film bermutu sesering mungkin sehingga bioskop tidak didominasi film impor dan film nasional yang tidak mendidik.

"Reaktualisasi potensi perfilman Indonesia di tengah menyeruaknya masalah perfilman yang sedang marak di Indonesia akibat terhentinya film impor Hollywood di bioskop Indonesia," kata anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, pariwisata, kebudayaan, pemuda dan olahraga serta perpustakaan itu.

Soal ini, demikian Angelina, mendorong Komisi X DPR RI dan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kembudpar) untuk bertemu oada Rapat Kerja (Raker) yang digelar Senin lalu (28/2).

"Dalam Raker tersebut Kembudpar melaporkan pertumbuhan produksi film nasional yang semakin mengalami peningkatan sejak tahun 2004," ungkapnya.

Angelina mengaku prihatin karena film impor mencapai rata-rata 185 judul (77 persen), sedangkan film nasional 54 judul (23 persen).

"Ini menunjukkan sebenarnya produksi film nasional masih lebih rendah dibandingkan dengan film impor," tandasnya.

Angelina Sondakh mengatakan film sebagai karya budaya merupakan bagian dari industri kreatif, perlu diarahkan untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Kejelasan peran film tersebut sesungguhnya sudah membuktikan bahwa film nasional sebenarnya berpotensi memiliki power di negeri sendiri sehingga mesti difasilitasi, diringankan beban pajaknya, agar dapat terus mendominasi bioskop tanah air," tegasnya.(*)

M036/Z002

Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Leni Lolang apresiasi lomba film pendek Antara

Komentar