Peneliti UPN: Lima kategori program televisi memenuhi standar KPI

Peneliti UPN: Lima kategori program televisi memenuhi standar KPI

Peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Kusumanjati dalam Jakarta International Conference Jakarta International Conference onĀ  Social Science and Humanities, Senin (1/11/2021). (ANTARA/Sanya Dinda)

Jakarta (ANTARA) - Peneliti Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta Kusumanjati yang turut dalam penelitian bersama Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengatakan terdapat lima kategori program televisi yang memenuhi standar KPI pada 2021.

“Berdasarkan hasil penelitian dari KPI bersama 12 universitas, Indeks Kualitas Program Penyiaran Televisi Periode 1 tahun 2021, telah ditentukan lima kategori program televisi yang memenuhi standar KPI dengan nilai nilai 3,0,” kata Kusumanjati yang juga Wakil Dekan FISIP UPN di Jakarta International Conference Jakarta International Conference on Social Science and Humanities, Senin.

Menurut Kusumanjati, penelitian Indeks Kualitas Program Televisi dilaksanakan setiap tahun untuk mengevaluasi kualitas program televisi berdasarkan kategorinya.

“Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat diakses dan digunakan oleh kampus, LSM, kelompok-kelompok masyarakat, dan lain-lain. Di samping itu, juga diharapkan agar pembuat program televisi melakukan perbaikan agar program yang dihasilkan lebih baik,” kata Kusumanjati.

Baca juga: KPI siapkan sanksi denda untuk siaran tak sesuai regulasi

Baca juga: KPI minta Stasiun TV lebih tingkatkan kualitas siaran


Hasil penelitian yang didapat dari 108 sumber informasi tersebut menunjukkan bahwa dari delapan kategori program televisi yang dinilai dengan berbagai indikator yang telah ditentukan, lima kategori program memenuhi standar KPI, bahkan nilainya telah melampaui 3,0.

“Kelima kategori program tersebut adalah kategori turisme dan budaya dengan nilai 3,53, penyiaran terkait agama dengan nilai 3,40, kategori program terkait anak-anak dengan nilai 3,29, kategori berita dengan nilai 3,25, dan kategori talkshow dengan nilai 3,24,” katanya.

Kusumanjati mencontohkan pada kategori program turisme dan budaya, pembuat program rata-rata menunjukkan turisme dengan protokol kesehatan sehingga program ini sekaligus mendidik masyarakat terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari COVID-19.

Hanya saja , di samping itu, hasil penelitian tersebut menemukan terdapat tiga kategori program televisi yang belum memenuhi standar KPI, yaitu variety show dengan nilai 2,81, infotainment dengan nilai 2,67, dan sinetron dengan nilai 2,56.

Nilai keseluruhan kategori program televisi pada periode I 2021 ialah 3,09. Nilai ini memang telah memenuhi standar KPI, tetapi nilai ini lebih rendah dari periode yang sama tahun sebelumnya dengan nilai 3,14.

Salah satu yang menjadi penyebab penurunan nilai tersebut ialah terdapat unsur plagiasi dalam beberapa sinetron di televisi Indonesia.*

Baca juga: Hari Penyiaran,migrasi TV digital buat konten dan segmentasi beragam

Baca juga: KPI dorong televisi Indonesia tambah konten anak-anak


Pewarta: Sanya Dinda Susanti
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

KPI siapkan sistem canggih pengawasan konten siaran digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar