Panglima TNI dan Kapolri gelar pertemuan percepat vaksinasi di Aceh

Panglima TNI dan Kapolri gelar pertemuan percepat vaksinasi di Aceh

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan kepada awak media di Banda Aceh, Selasa (ANTARA/M Ifdhal)

apabila terpapar tidak terjadi keparahan sebab telah melaksanakan vaksinasi karena gelombang ketiga sedang dihadapi oleh negara lain
Banda Aceh (ANTARA) - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan kehadirannya bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo ke Aceh guna mempercepat vaksinasi COVOD-19 di Aceh yang realisasinya saat ini masih di bawah rata-rata nasional 50 persen.

“Kehadiran kami di sini untuk menyampaikan tindakan-tindakan yang tepat untuk mempercepat vaksinasi di Aceh yang realisasi saat ini masih 31 persen,” kata Hadi Tjahjanto di Banda Aceh, Selasa.

Pernyataan itu disampaikan kepada awak media setelah dirinya bersama Kapolri dan turut didampingi Sekda Aceh, Taqwallah menggelar pertemuan tertutup dengan unsur Forkopimda Aceh dan kabupaten/kota serta lembaga adat di provinsi setempat.

Baca juga: Sumut genjot vaksinasi dan perketat prokes cegah gelombang 3 COVID-19

Ia menjelaskan capaian vaksinasi di Aceh hanya Kota Banda Aceh yang telah mencapai 82 persen untuk dosis pertama sementara untuk kabupaten/kota lainnya rata-rata 31 persen.

Menurut dia, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, pada bulan November vaksinasi telah mencapai 50 persen untuk seluruh daerah dan pada Desember mencapai 70 persen sehingga terbentuk kekebalan komunal.

Baca juga: Pemerintah sesuaikan aturan baru prokes cegah gelombang lanjutan

“Kita berharap dengan capaian tersebut semua kita terlindungi dari COVID-19 dan apabila terpapar tidak terjadi keparahan sebab telah melaksanakan vaksinasi karena gelombang ketiga sedang dihadapi oleh negara lain,” katanya.

Karena itu ia meminta seluruh unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya  segera mempercepat vaksinasi sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Presiden Jokowi.

Baca juga: Anggota DPR: Jangan merasa kebal COVID-19 karena sudah divaksin

Ia menambahkan percepatan vaksinasi yang digelar oleh TNI/Polri, Dinas Kesehatan dan pemangku kepentingan lainnya terus dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kekebalan komunal di provinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Ia juga berpesan kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dalam upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Baca juga: TP-PKK Babel intensifkan Gerakan Lawan COVID-19 cegah gelombang 3

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Siang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar