Mendes PDTT: Peningkatan SDM desa jadi fokus untuk pengembangan BUMDes

Mendes PDTT: Peningkatan SDM desa jadi fokus untuk pengembangan BUMDes

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar (kelima kiri) menerima audiensi dengan Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah DIY, Gusti Kanjeng Ratu Bendara, Senin (8/11/2021). ANTARA/HO-Kemendes PDTT

Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar mengatakan peningkatan sumber daya manusia (SDM) desa menjadi fokus untuk pembangunan dan pengembangan BUMDes.

"Pembangunan dan pengembangan BUMDes salah satunya fokus ke peningkatan SDM di desa untuk mengelola sektor ekonomi," ujar Mendes PDTT dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurutnya, desa wisata berbasis alam kini hendaknya diutamakan. BUMDes berperan dalam proses pembenahan usaha-usaha di desa seperti pengembangan desa wisata.

"Jika perlu BUMDes berbadan hukum agar posisinya lebih kuat. Setelah Omnibus Law terbit, BUMDes bisa berbadan hukum," kata Gus Halim, demikian ia biasa disapa saat menerima kunjungan Ketua Badan Promosi Pariwisata DI Yogyakarta Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara, Senin.

Dalam rangka memperkuat BUMDes, lanjut dia, Kemendes PDTT pun menggandeng dunia usaha dan perguruan tinggi, terutama yang tergabung dalam Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) untuk bersama-sama membantu proses revitalisasi dan pengembangan usaha BUMDes.

Pada kesempatan itu, Gus Halim menilai DI Yogyakarta sudah cukup mumpuni dalam mengelola desa-desa wisata.

"Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Sri Sultan dan jajaran Pemerintah DI Yogyakarta," tuturnya.

Baca juga: RNI dorong peningkatan kemitraan petani dengan BUMDes
Baca juga: Mendes PDTT: BUMDes dapat jadi penggerak desa tekan angka stunting

Sementara itu, GKR Bendara mengatakan, Kulon Progo bakal menjadi pintu masuk bagi Borobudur High Land.

Demi upaya ini, GKR Bendara menggandeng Badan Otorita Borobudur agar bawang merah di Kulon Progo menjadi salah satu komoditas unggulan.

"Desa produksi bawang merah ini bisa dijadikan desa wisata. Di sana ada ritual pada proses penanaman dan ritual panen. Saya sedang usahakan agar ada agrowisata di Kulon Progo ini," katanya.

GKR Bendara berharap BUMDes menjadi penyedia bawang merah untuk Borobudur High Land. BUMDes itu mengambil bawang merah dari petani di Desa Kayangan secara langsung agar harga lebih menguntungkan petani.

Baca juga: Kemendes ajak investor kembangkan BUMDes percepat pemulihan desa
Baca juga: Mendes PDTT minta BUMDes tingkatkan sinergi dengan SMK

Baca juga: Menteri Desa ingatkan lurah agar Bumdes sejahterakan masyarakat desa

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Mata Indonesia: Sabda alam Malaumkarta - Bagian 2

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar