Jakarta (ANTARA News) - Harga saham yang sudah relatif rendah karena tekanan jual dalam beberapa hari lalu, mendorong investor mengambil posisi beli sehingga sebagian besar saham di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Rabu menguat.

Technical rebound saham-saham unggulan membuat indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI ditutup menguat 38,51 poin atau 1,09 persen ke posisi 3.556,23, indeks LQ-45 naik 9,05 poin atau 1,44 persen ditutup pada 636,75.

Harga saham yang sudah dalam titik rendah dinilai investor sebagai peluang untuk kembali mengumpulkan portfolio. Mereka berharap mendapatkan gain ketika harga saham bergerak menguat pada perdagangan hari-hari mendatang, kata seorang praktisi pasar di Jakarta.

Penguatan saham hari ini lebih karena faktor teknikal harga yang sudah relatif rendah akibat tekanan jual dalam beberapa hari lalu, sementara sentimen lain baik dari pasar regional maupun global kurang menguntungkan. Di pasar regional pengaruh buruk dari kecelakaan nuklir Jepang masih menjadi hambatan, katanya. 

Hingga perdagangan ditutup, nilai beli bersih investor asing tercatat Rp226,136 miliar. Volume perdagangan mencapai 2,045 miliar saham dengan nilai Rp3,543 triliun.

Tercatat 142 saham menguat, hanya 71 saham yang melemah, dan 84 saham tidak stagnan.

Saham-saham yang menguat antara lain saham Indofood Sukses Makmur (INDF) yang naik Rp100 ke Rp5.100, United Tractor (UNTR) naik Rp950 ke Rp23.200, dan Telekomunikasi Indonesia (TLKM) naik Rp200 ke Rp6.800.

Tercatat, bursa regional diantaranya Indeks Hang Seng melemah 32,50 poin (0,14 persen) ke level 22.825,40, Indeks Nikkei-225 turun 158,85 poin (1,65 persen) ke level 9.449,47, dan Indeks Straits Times menguat 19,44 poin (0,65 persen) ke level 3.022,19.

(ANTARA/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011